Murah dari Daerah Lain, PDAM Padang Sesuaikan Tarif


Rabu, 13 November 2019 - 09:21:16 WIB
Murah dari Daerah Lain, PDAM Padang Sesuaikan Tarif PDAM Padang melibatkan Lurah dan Camat dalam sosialisasi penyesuaian tarif air.YESU

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Setelah melibatkan lembaga publik, kini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Padang melibatkan Lurah dan Camat dalam sosialisasi penyesuaian tarif air.

Pelibatan lurah dan camat, diharapkan bisa menjadi perpanjangtanganan PDAM dan Pemko Padang untuk menyampaikan kepada masyarakat soal pentingnya penyesuaian tarif.

Dalam sosialisasi penyesuaian tarif tersebut, hadir Direktur Utama PDAM Padang, Hendra Pebrizal serta Direktur Teknik, Andri Satria dan Direktur Umum, Afrizal Kuning, tampak juga ketua dewan pengawas PDAM, Asnel. 

Dalam pemaparanya, Hendra Pebrizal mengatakan, penyesuaian tarif terpaksa dilakukan untuk mengimbangi biaya operasional saat ini.

"Sejak 6 tahun lalu, tarif PDAM tak pernah dinaikkan. Sementara tarif listrik terus mengalami kenaikan, inflasi bahkan mencapai 5 persen per tahun. Selain itu biaya pembelian bahan-bahan kimia pembersih air juga makin mahal. Rencannya baru akan kita sesuaikan tarifnya tahun 2020 nanti. Kami berharap semua pelanggan PDAM dapat memahami kondisi ini," kata Hendra.

Dikatakan Hendra, saat ini tarif air PDAM Padang masih sangat rendah jika dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Tapi penyesuaian yang dilakukan masih sesuai dengan ketentuan berlaku.

Disamping itu, sesuai dengan Permendagri No 71 tahun 2016, tarif dasar air seharusnya tarif rendah untuk pelanggan sosial senilai Rp.3200, tarif dasar untuk pelanggan biasa Rp 4100, dan tarif penuh untuk niaga Rp.5900.

Sementara saat ini, tarif rendah di PDAM Padang adalah Rp 1100, tarif dasar Rp. 2800 dan tarif penuh disesuaikan secara bertahap.

Penyesuaian ini, kata dia hanya berlaku untuk pelanggan biasa. Sementara untuk pelanggan dari kalangan sosial seperti masjid, panti asuhan dan lainnya masih tetap sama.

"Penyesuaian harus harus dilakukan untuk mengimbangi biaya operasional. Jika tidak, maka kita akan kesulitan untuk menutupinya. Kita berharap camat dan lurah turut menginformasikannya pada masyarakat. Karena masyarakat sering berurusan di kelurahan dan kecamatan," jelas Hendra lagi.

Sementara itu, camat Koto Tangah, Syahrul mengatakan cukup memahami alasan PDAM menyesuaikan tarifnya. Karena jika tetap dengan tarif sangat rendah seperti sekarang, maka dikhawatirkan PDAM tak bisa berbuat banyak untuk meningkatkan layanan. Apalagi saat ini masih banyak titik titik yang belum terlayani oleh jaringan PDAM.

"Kita maunya masyarakat terlayani dengan baik. Jadi silahan PDAM sesuaikan tarifnya dengan kondisi sekarang, tapi setelah itu pelayanan untuk masyarakat tentu harus ditingkatkan," kata dia. (h/mg-yes)


Reporter : YESSI /  Editor : Dodi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 15 Mei 2018 - 13:55:07 WIB

    BPJS Ketenagakerjaan Solok Gelar Pasar Murah

    BPJS Ketenagakerjaan Solok Gelar Pasar Murah SOLOK, HARIANHALUAN,COM--BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok mengadakan pasar murah. Ada 1069 paket yang disiapkan untuk peserta saat menyambangi pasar murah tersebut..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM