Kepala BKPM Bahlil: Investasi Rp700 Triliun Urung Masuk Indonesia, Kenapa?


Rabu, 13 November 2019 - 11:53:54 WIB
Kepala BKPM Bahlil: Investasi Rp700 Triliun Urung Masuk Indonesia, Kenapa? Bahlil Lahadalia

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut investasi senilai Rp700 triliun urung masuk ke Indonesia. Investasi dalam bentuk investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) itu disebut terkendala masalah sepele.

"FDI sudah di depan pintu, tetapi tidak bisa masuk ke dalam negeri. Sebab, masalah-masalah sepele dan klasik, berputar-putar, izin-izin, rekomendasi, regulasi perpajakan, dan ketersediaan lahan," ujarnya, mengutip Antara, Rabu (13/11).

Bahlil merincikan antrean investasi sebesar Rp700 triliun itu berasal dari 24 perusahaan yang siap masuk ke berbagai sektor usaha. Sayangnya, rencana investasi itu berakhir pada level komitmen karena hambatan di Indonesia terlalu besar.

"Dengan rumitnya regulasi sektoral, berbelit-belit membuat banyak investor ini balik badan kembali ke negaranya masing-masing. Dia bertahun-tahun susah dapat selembar surat. Jangankan pengusaha luar, investor dalam negeri pun bisa lari," imbuh Bahlil.
Menyadari hal itu, ia menegaskan BKPM akan fokus membenahi persoalan tersebut. Ia juga mengaku akan membuat terobosan kebijakan baru untuk mempercepat pelayanan kepada investor, dengan bantuan layanan dari Satgas Percepatan Investasi BKPM.

"Promosi tetap jalan. Tetapi, kami selesaikan yang antre masuk juga banyak. Ini saja belum bisa kami tangani. Kami akan benahi soal kewenangan perizinan sektoral, perpajakan, dan pengaduan lahan," jelasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Bahlil, BKPM juga akan membenahi masalah koordinasi dengan daerah. Ia tak ingin pihaknya melihat investor dipersulit di berbagai lembaga, termasuk daerah.

"Bila perlu, sejak turun pesawat, investor sudah kami tenteng. Ada yang dampingi, sampai jadi buat perusahaan di sini," tandasnya.(*)

loading...
 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 13 Juli 2020 - 17:43:48 WIB

    Covid-19 Naik Terus, Pengusaha Mengaku Mulai Pusing Kepala

    Covid-19 Naik Terus, Pengusaha Mengaku Mulai Pusing Kepala HARIANHALUAN.COM - Kalangan pelaku usaha mengaku khawatir dengan sejumlah rekor penambahan kasus positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir di berbagai daerah termasuk Jakarta. Ancaman yang terbayang tentu dihentikannya la.
  • Rabu, 25 Maret 2020 - 20:01:20 WIB

    Leonardy Minta Kepala Daerah Upayakan Peningkatan Daya Beli Masyarakat

    Leonardy Minta Kepala Daerah Upayakan Peningkatan Daya Beli Masyarakat PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Anggota DPD RI H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH meminta para Gubernur Sumbar, Bupati dan Walikota se-Sumbar untuk fokus dalam upaya meningkatkan daya beli masyarakat. Dari pantauann.
  • Rabu, 06 November 2019 - 11:01:37 WIB

    Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Soal Ancaman Resesi Dunia

    Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Soal Ancaman Resesi Dunia JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kembali mengenai ancaman resesi ekonomi yang terjadi di beberapa negara. Hal itu diungkapkan saat membuka acara Rakornas Pengadaan Barang dan Jasa Pemerin.
  • Selasa, 18 Juni 2019 - 19:04:37 WIB

    Kepala Perwakilan BI, Wahyu Purnama: Sumbar Perlu Lebih  Serius Garap Pariwisata

    Kepala Perwakilan BI, Wahyu Purnama: Sumbar Perlu Lebih  Serius Garap Pariwisata PADANG, HARIANHALUAN.COM- Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat, Wahyu Purnama mengatakan, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Sumbar perlu lebih  serius menggarap potensi pariwisata yang dimiliki.
  • Jumat, 26 Mei 2017 - 10:53:43 WIB

    Kepala BPS Sumbar: Imbau Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

    Kepala BPS Sumbar: Imbau Pelaku Usaha Berikan Data Akurat PADANG, HARIANHALUAN.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau pelaku usaha supaya memberikan data yang akurat saat Sensus Ekonomi lanjutan pada tahun ini. Karena, data yang akurat merupakan penentu .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]