Pengatur Lalu Lintas Sinpang Kurai Taji Kota Pariaman Tak Berfungsi


Rabu, 13 November 2019 - 13:09:38 WIB
Pengatur Lalu Lintas Sinpang Kurai Taji Kota Pariaman Tak Berfungsi LAMPU pengatur lalu lintas yang rusak di Simpang Kurai Taji. TRISNALDI

PARIAMAN,HARIANHALUAN.COM - Lampu pengatur lalu lintas di Simpang Kurai Taji, Pariaman Selatan Kota Pariaman tampak tak berdungsi. Pengguna jalan diharap berhati-hati ketika melewati persimpangan tersebut.

"Sudah lama juga lampu pengatur lalu lintas ini tak berfungsi,” kata Edi salah seorang warga masyarakat yang rajin melewati perampatan tersebut, Rabu siang (13/11).

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 169, Sembuh 162, dan Meninggal Dunia 4 Orang

Perampatan itu ramai oleh lalu lintas kendaraan, selain dekat lokasi pasar yaitu pasar Kurai Taji, sekaligus sebagai salah satu jalur jalan ramai di Kota Pariaman.

Selain di Perampatan Kurai Taji, di Simpang Apar juga ada sebahagian lampu pengatur lalu lintasnya yang tidak berfungsi maksimal.

Baca Juga : Safari Ramadan, Gubernur: Yang Menguatkan Iman dan Adab adalah Alquran

Lampu pengatur lalu lintas dibagian jalur dari arah Pariaman menuju ke utara, seperti ke Cubadak Air, bola lampu hijau, kuning, merahnya tak hidup, pengendara yang sudah berhenti di depan lampu merah tersebut untuk jalan kembali, terpaksa mereka hati-hati.

Sementara pada tiga lampu lainya di lokasi tersebut berfungsi. Banyak pihak berharap, agar lampu pengatur lalu lintas yang telah rusak atau tak berfungsi maksimal di sejumlah perampatan jalan di Kota Pariaman dapat diperbaiki pihak berkompeten di kota tersebut.

Baca Juga : Bantu Korban Bencana di Sulbar, Pemprov Sumbar Kembali Gelontorkan Dana Rp241 Juta

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman, Yanrileza dihubungi Rabu (13/10) membenarkan kerusakan lampu pengatur lalu lintas di perampatan Kurai Taji itu sudah hampir sebulan.

Kerusakan berada pada motor pengaturnya. Namun kini tengah mengalami kerusakan. Menurut Yanrileza, alat atau motornya itu sudah di pesan ke Bandung sejak seminggu yang lalu, kalau alatnya sudah tiba langsung dipasang.

Baca Juga : Gubernur Minta Sumbar Jangan Lagi Masuk Zona Merah Covid-19

Lampu pengatur lalu lintas di Simpang Kurai Taji sudah berumur lebih kurang 16 tahun dan pengadaanya pada tahun 2003.

Pihaknya ada rencana untuk menggantinya dengan lampu pengaturan lalu lintas yang baru, tapi dengan dana pusat, dana banntuan dari Kementerian Perhubungan.

Lampu pengatur lalu lintas yang telah berusia lama itu tentulah makin tinggi biaya operasional dan perawatanya sedang secara teknis umur lampu lalu lintas tersebut hanya 5 tahun.

“Penggantian melalui dana APBD, tak terjangkau, sebab harga lampu pengatur lalu lintas berkisar Rp400 sampai 600 juta per unit itupun tergantung kualitasnya,” sebutnya.

Yang jelas lampu pengatur lalu lintas yang tak maksimal di kota ini tetap diupayakan berdungsi maksimal jika kerusakan tidak parah dan kalau rusaknya parah tentu menunggu waktu untuk pergantian alatnya. (h/tri)

 

 

 

Reporter : Trisnaldi | Editor : Heldi
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]