Polres Solok Kota Ciduk Pencuri Spesialis Pecah Kaca


Ahad, 17 November 2019 - 19:23:39 WIB
Polres Solok Kota Ciduk Pencuri Spesialis Pecah Kaca Ilustrasi

SOLOK, HARIANHALUAN.COM — Satuan Reskrim Polres Solok Kota kembali menciduk sejumlah tersangka kasus kriminal. Bahkan, satu kasus pencurian sempat membuat heboh warga Kota Serambi Madinah, yakni korbannya nasabah bank dengan total kerugian Rp200 juta.

Penangkapan tersangka dilakukan pada Rabu (13/11). Tim gabungan Polres Solok Kota mendapat informasi keberadaan tersangka di Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan. Tak ingin buruannya kanur, tim bergerak cepat mengejar pelaku.

Tim akhirnya berhasil menciduk tiga tersangka, dua orang merupakan warga Lubuk Linggau bernama Heru (34), Fitra (31), satu orang warga Bengkulu atas nama Yufran (27).

Kapolres Solok Kota, AKBP Ferry Suwandi melalui Kasat Reskrim, Iptu Defrianto, menyampaikan, penangkapan tersangka atas laporan korban atas nama Pen (54), perkara tindak pidana pencurian  dengan cara pecah kaca mobil yang terjadi di depan ruko Jalan Dt. Perpatih Nan Sabatang Rt 01 Rw 01 Kelurahan Simpang Rumbio, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, pada Kamis (7/11) 15.00 WIB.

Korban korban pada saat itu mengambil uang sebesar Rp 200 juta di kantor Bank BRI Cabang Solok  dengan maksud akan disetor kan kembali ke rekening bosnya ke Bank BNI. Kemudian korban pulang ke ruko untuk mengambil slip setoran tunai Bank BNI dengan mengendarai mobil merk Mitsubhisi L300 Pick Up warna Hitam No.Pol BA 8131 PN.

Sesampai di depan ruko korban memarkirkan mobil tersebut di depan Ruko sementara uang tunai tersebut berada di dalam mobil dengan keadaan pintu mobil terkunci, berselang 5 (lima) menit kemudian Korban kembali lagi ke mobil tersebut. Korban melihat pintu kaca pintu mobil sebelah kiri telah pecah, dan uang tunai sebesar Rp 200 juta yang terbungkus dalam plastik tersebut telah hilang.

“Modusnya dengan cara membuntuti korban saat melakukan penarikan uang lalu memafaatkan situasi saat korban lengah seperti meninggalkan mobil yang ada uang Rp 200 juta. Pada saat itu pelaku langsung memecahkan kaca dan mengambil uang menjadi targetnya. Mereka terancam pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” ujarnya.

Kasus lainnya yang berhasil diungkap adalah pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di Masjid An Nur, Pandan, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, pada Kamis (14/11).

Tersangka bernama David melarikan satu unit motor Honda Beat milik korban bernama Eti.

“Tersangka kami amankan tanpa perlawanan. Dari hasil pengungkapan kami menyita barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat Nopol BA 4790 PI, satu lembar STNK, jaket (switer) warna abu abu putih dan satu kunci kontak. Tersangka terjerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 7 tahun penjara,” tuturnya.(h/rvo)

 

 

Reporter : Rivo Septi /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]