Masjid Ini Sediakan Penginapan Bagi Gelandangan


Senin, 18 November 2019 - 13:53:28 WIB
Masjid Ini Sediakan Penginapan Bagi Gelandangan Masjid Sultan Singapura

SINGAPURA, HARIANHALUAN.COM - Masjid Sultan, Singapura, menyediakan ruangan bagi para gelandangan untuk menginap setiap malam. Masjid pertama di Singapura itu juga menjadi yang pertama dalam memberikan bantuan bagi tunawisma itu.

Keputusan untuk menyediakan ruangan menginap bagi gelandangan itu muncul setelah pihak masjid bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan Pengembangan Keluarga Singapura (MSF) serta Partners Engaging and Empowrring Rough Sleepers Network (PEERS).

Meski jadi masjid pertama yang memberikan bantuan tempat menginap, namun Masjid Sultan tak sendiri. Layanan sejenis juga diberikan oleh empat gereja dan satu kuil di Singapura

Ruangan berkapasitas lima orang itu bisa dijadikan tempat menginap geladangan mulai dari pukul 22.00 hingga pukul 07.00 pagi. Ruangan itu saat ini bisa menampung lima gelandangan setiap malamnya.

Ruangan itu juga dilengkapi dengan kipas, lima kasur dan juga bantal. Air minum kemasan juga turut disediakan.

Setiap gelandangan yang ingin menginap di sana hanya perlu menemui penjaga masjid untuk melakukan proses registrasi. Namun, untuk saat ini, ruangan itu hanya diperuntukkan bagi geladangan laki-laki.

Geladangan yang ingin menginap di sana dipersilahkan dari agama apa pun dan dari ras apa pun. Namun, mereka hanya menginap untuk beberapa malam saja. Sebab, MSF akan mendata mereka lalu pemerintah akan mencarikan tempat tinggal untuk mereka.

Petugas pengembangan sosial untuk Masjid Sultan, Muhammad Aizuddin mengatakan, penyediaan ruangan bagi geladangan itu diambil setelah melihat fenomena meningkatnya jumlah tunawisma di Singapura. "Masjid Sultan merasa bertanggungjawab untuk menyediakan tempat menginap yang aman dan nyaman bagi mereka sementara waktu hingga mereka punya tempat permanen," kata Aizuddin kepada BERITAmediacorp sebagaima dikutip mothersip.sg, Senin (17/11)

Penyediaan ruangan bagi geladangan ini dipastikan oleh pihak masjid tidak akan menganggu para jamaah. Sebab, ruangannya tidaklah di gedung utama masjid, melainkan di area basemen.

Selain itu, para gelandangan itu juga hanya bisa masuk ke ruangan itu dari pintu belakang, bukan dari pintu utama. Mereka juga tak bisa mencapai ruangan utama masjid dari dalam ruang inap itu.(*)

 Sumber : Republika /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 12 Juli 2020 - 07:38:09 WIB

    Internasional Kecam Hagia Sophia Jadi Masjid, Begini Respons Erdogan

    Internasional Kecam Hagia Sophia Jadi Masjid, Begini Respons Erdogan HARIANHALUAN.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak kecaman internasional terkait keputusannya menjadikan Hagia Sophia menjadi masjid. Menurut  Erdogan keputusannya tersebut merupakan bagian dari kedaulatan Turki..
  • Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:06:55 WIB

    AS Kecewa, Turki Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid

    AS Kecewa, Turki Ubah Hagia Sophia  Jadi Masjid HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Amerika Serikat mengatakan bahwa pihaknya "kecewa" dengan keputusan Turki untuk mengubah monumen era Bizantium, Hagia Sophia kembali menjadi masjid. AS pun mendesak akses yang sama bagi semua pen.
  • Ahad, 28 Juni 2020 - 17:12:43 WIB

    Waduh, 52 Orang Ditangkap karena Sholat Jumat di Masjid

    Waduh, 52 Orang Ditangkap karena Sholat Jumat di Masjid HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 52 orang di Kota Kairana, Distrik Shamli, Negara Bagian Uttar Pradesh, India, ditangkap karena berkumpul di sebuah masjid untuk melaksanakan Sholat Jumat. Peristiwa itu terjadi pada Jumat 26 Juni 2.
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 07:38:13 WIB

    Masjid di Kota Makkah Gelar Sholat Jumat Perdana, Jarak Jamaah 2 Meter

    Masjid di Kota Makkah Gelar Sholat Jumat Perdana, Jarak Jamaah 2 Meter HARIANHALUAN.COM -- Sholat Jumat di Makkah telah digelar kembali pada Jumat (26/6) setelah jam malam akibat wabah corona dicabut. Sholat Jumat berlangsung dengan mematuhi protokol kesehatan selama Pandemi..
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 06:43:51 WIB

    Arab Saudi Bantah Isu Masjidil Haram Dibuka untuk Umum

    Arab Saudi Bantah Isu Masjidil Haram Dibuka untuk Umum HARIANHALUAN.COM - Kerajaan Arab Saudi menanggapi isu kembalinya jamaah ke Masjidil Haram di Makkah. Saudi memastikan isu tersebut hoaks yang tidak bertanggungjawab..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]