KPK Panggil Cak Imin Terkait Suap Proyek di Kementerian PUPR


Selasa, 19 November 2019 - 11:38:30 WIB
KPK Panggil Cak Imin Terkait Suap Proyek di Kementerian PUPR Muhaimin Iskandar

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Cak Imin, sapaannya, akan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi menerima hadiah dalam proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) TA 2016.

Muhaimin akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR. "Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HA [Hong Arta]," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (19/11).

Selain itu, penyidik lembaga antirasuah juga akan menggali keterangan dari dua anggota DPRD Provinsi Lampung, yakni Hidir Ibrahim dan Khaidir Bujung. Keduanya juga akan diperiksa untuk tersangka yang sama.


Komisaris PT Sharleen Raya, Hong Arta John Alfred ditetapkan KPK sebagai tersangka suap proyek di Kementerian PUPR. Hong Arta diduga memberikan suap kepada sejumlah pihak terkait proyek-proyek PUPR, seperti kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara Amran Hi Mustary sebesar Rp8 miliar dan Rp2,6 miliar pada pertengahan 2015.

Ia juga diduga memberikan suap kepada mantan anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Damayanti Wisnu Putranti sebesar Rp1 miliar pada November 2015.

Atas perbuatannya itu, Hong Arta dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(*)


 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 09 Desember 2019 - 14:26:37 WIB

    Kenapa Jokowi Peringati Hari Antikorupsi di SMK 57, Bukan di KPK? Ini Alasannya...

    Kenapa Jokowi Peringati Hari Antikorupsi di SMK 57, Bukan di KPK? Ini Alasannya... JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih untuk menghadiri pentas drama 'Prestasi Tanpa Korupsi' di SMKN 57 Jakarta Selatan, Senin (9/12) pagi. Padahal di waktu yang sama, Komisi Pemberantasan Korupsi .
  • Senin, 09 Desember 2019 - 08:40:01 WIB

    Tak Hadiri Acara Hari Antikorupsi, Kenapa Jokowi 'Enggan' Penuhi Undangan KPK?

    Tak Hadiri Acara Hari Antikorupsi, Kenapa Jokowi 'Enggan' Penuhi Undangan KPK? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo tak memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menghadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), Senin (9/12), yang digelar di Gedung KPK, Jakarta..
  • Senin, 09 Desember 2019 - 07:46:13 WIB

    Jokowi akan ke KPK Hari Ini? Begini Penjelasan Jubir Presiden

    Jokowi akan ke KPK Hari Ini? Begini Penjelasan Jubir Presiden JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - KPK mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peringatan hari antikorupsi sedunia (Hakordia). Jubir Presiden, Fadjroel Rachman, tidak memastikan kedatangan Jokowi dalam acara tersebut..
  • Jumat, 29 November 2019 - 16:48:10 WIB

    Fix..! Jokowi Tak Terbitkan Perppu KPK

    Fix..! Jokowi Tak Terbitkan Perppu KPK JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak akan menerbitkan peraturan presiden pengganti undang-undang (Perppu) untuk membatalkan Undang-Un.
  • Kamis, 28 November 2019 - 15:48:06 WIB

    Penasihat KPK Resmi Mundur, Ini Alasannya

    Penasihat KPK Resmi Mundur, Ini Alasannya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Mohammad Tsani Annafari resmi mengundurkan diri sebelum pimpinan KPK baru yang diketuai Irjen Pol Firli Bahuri dilantik Presiden Joko Widodo..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM