Anggota DPD RI Alirman Sori Bentuk Pansus Kerusuhan Wamena


Selasa, 19 November 2019 - 23:19:23 WIB
Anggota DPD RI Alirman Sori Bentuk Pansus Kerusuhan Wamena Bupati Hendrajoni foto bersama Ketum DPP IKPP Alirman Sori usai menyerahkan bantuan sebesar Rp85 juta kepada masyarakat Pessel yang menjadi korban kerusuhan Wamena pada 23 September 2019 lalu.OKIS.

PAINAN,HARIANHALUAN.COM- Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan keluarga Pesisir Selatan (IKPP), Alirman Sori menyerahkan bantuan sebesar Rp85 juta kepada masyarakat Pessel yang menjadi korban kerusuhan Wamena pada 23 September 2019 lalu.

Bantuan yang berasal dari sumbangan perantau Pesisir Selatan tersebut, diterima langsung Bupati Hendrajoni di Gedung Painan Convention Center (PCC), Senin (18/11).

"Walau jumlahnya tidak seberapa, namun saya berharap bantuan ini bisa membantu meringankan beban bagi keluarga yang menjadi korban kerusuhan," ujarnya saat itu. 

Alirman Sori yang juga anggota Dewan  Perwakilan Dewan (DPD) RI, pada kesempatan itu menyampaikan rasa keperihatinan yang sangat dalam terhadap musibah yang dialami masyarakat Pessel pada kerusuhan yang terjadi di Wamena beberapa waktu lalu. 

Ia menyebutkan, mereka yang menjadi korban pada saat kejadian merupakan tulang punggung keluarga. Sebab, tujuannya pergi merantau ke Wamena Papua untuk mencari kehidupan yang lebih layak. Namun semua itu berakhir dengan tragis.

Ia menegaskan, untuk mengusut kerusuhan yang terjadi pada 23 September 2019 lalu, pihaknya di lembaga DPD RI telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Papua.

"Pansus ini nantinya bakal mengusut secara tuntas latar belakang dan dalang dibalik kerusuhan tersebut," katanya.

Sementara, Bupati Pessel Hendrajoni mengucapkan terimakasih banyak kepada para perantau yang tergabung pada IKPS pusat.

"Alhamdulillah, bantuan ini segera kami salurkan pada keluarga yang menjadi korban akibat kerusuhan di Wamena. Sebab, ini adalah amanah," tuturnya. 

Menurutnya, Pemkab Pessel hingga kini memiliki kepeduian yang tinggi terhadap perantau yang pulang ke kampung halaman akibat kerusuhan yang terjadi di Wamena.

"Kepedulian itu bukan saja dalam bentuk materi, tapi juga ditunjukan melalui kemudahan dalam melakukan urusan dokumen data kependudukan. Termasuk juga urusan pindah sekolah. Ini dilakukan sebagian besar perantau yang pulang kampung itu tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga, termasuk juga berbagai dukumen kependudukan," katanya. 

Karena berbagai perhatian dan kepedulian tersebut, sehingga semua anak sudah bisa kembali belajar pada sekolahnya masing-masing di kampung. 

"Demikian juga dengan dokumen kependudukan seperti kartu keluarga (KK) akte kelahiran, Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) sudah selesai pengurusannya," ucap Bupati Hendrajoni mengakhiri. (h/kis)


Reporter : OKIS MARDIANSYAH /  Editor : Dodi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM