Pascabanjir Bandang Agam, Fasilitas Sekolah Terendam Lumpur


Jumat, 22 November 2019 - 17:05:10 WIB
Pascabanjir Bandang Agam, Fasilitas Sekolah Terendam Lumpur Kondisi banjir bandang di Agam

AGAM, HARIANHALUAN.COM - Kepala Sekolah Madrasah Diniyah Alawiah (MDA) Muhammadiyah Galapuang Arina mengatakan sebanyak empat ruang kelas sekolahnya habis terendam material longsor usai peristiwa banjir bandang pada Rabu (20/11) malam WIB kemarin. Semua fasilitas sekolah seperti alat tulis  kantor (ATK) beserta alat-alat penunjang terendam lumpur dan bebatuan setinggi 1 meter lebih.
 
"Habis semua. Jumlah kerugian pasti saya belum tahu. Sekarang masih sedang dibersihkan," kata Arina, Jumat (22/11).

Beberapa fasilitas MDA yang rusak yang disebutkan Arina di antaranya buku-buku pelajaran, Alquran, buku Iqro, buku tulis, meja, bangku, rebana, load speaker dan beberapa peralatan lainnya.

Hingga sore ini baru dua ruang kelas MDA Muhammadiyah Galapuang yang sudah selesai dibersihkan. Arina berharap semua ruang kelas segera dapat dibersihkan supaya aktivitas belajar mengajar dapat dimulai kembali.

MDA Muhammadiyah Galapuang merupakan tempat belajar mengaji, membaca Alquran dan ilmu agama Islam lainnya buat siswa siswi tingkat SD. Nilai yang diberikan MDA ke kepada siswa akan diintegrasikan ke nilai mata pelajaran Agama Islam di sekolah dasar masing-masing murid. Biasanya setiap hari murid-murid di MDA ini mulai belajar pukul 13.30 WIB sampai 15.30 WIB.

Jumlah murid  yang terdaftar di MDA Muhammadiyah Galapuang sebanyak 55 orang yang tediri dari 4 kelas. Arina sendiri selain berstatus kepala sekolah, juga sebagai waki kelas tiga.

Sementara proses pembersihan material longsor, sekolah sementara diliburkan. Arina belum dapat memastikan kapan proses belajar mengajar dimulai. Rencananya MDA ini akan melaksanakan ujian akhir sekolah akhir bulan ini. Namun karena ada kejadian bencana, ujian harus ditunda sampai kondisi bangunan sekolah dapat difungsikan kembali.

Sampai saat ini, Arina belum mendapat informasi mengenai bantuan yang didapatkan MDA Muhammadiyah Galapuang untuk pemulihan. Biasanya sekolah ini dibiayai oleh donatur dari Muhammadiyah Pusat Jakarta sebanyak Rp 1 juta perbulan.

"Mengenai bantuan saya belum tahu. Berharap sekolah bisa diaktifkan saja dulu," ujar Arina. (h/rep)


 Sumber : Republika /  Editor : Heldi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 21 November 2019 - 17:08:01 WIB

    PLN Pulihkan Kondisi Kelistrikan Pascabanjir Bandang di Agam

    PLN Pulihkan Kondisi Kelistrikan Pascabanjir Bandang di Agam PADANG, HARIANHALUAN.COM -- PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat (Sumbar) melalui Unit Pelayanan Pelanggan (ULP) Lubuk Basung melaksanakan penormalan di kawasan yang terdampak banjir bandang di Jorong Galapung, Kecamat.
  • Rabu, 12 Juni 2019 - 21:11:12 WIB

    Pascabanjir Pasar Sungai Limau, Pedagang Rugi Ratusan Juta Rupiah

    Pascabanjir Pasar Sungai Limau, Pedagang Rugi Ratusan Juta Rupiah PADANGPARIAMAN, HARIANHALUAN.COM – Pasca banjir bandang yang melanda Pasar Sungai Limau, Padang Pariaman, Selasa (12/6), puluhan pedagang sudah mulai membersihkan lumpur sisa banjir, Rabu (12/6). Puluhan pedagang mengamalam.
  • Ahad, 14 Oktober 2018 - 19:32:39 WIB
    SEMEN PADANG SALURKAN  BANTUAN SEMBAKO

    Pascabanjir Pasaman, Perekonomian Masyarakat Terancam Lumpuh

    Pascabanjir Pasaman, Perekonomian Masyarakat Terancam Lumpuh PASAMAN, HARIANHALUAN.COM- Pascabanjir melanda sebagian Kecamatan di Kabupaten Pasaman, perekonomian masyarakat terancam lumpuh. Sebab, selain rumah digenangi banjir, ratusan hektar lahan pertanian, perkebunan dan kolam ikan .
  • Jumat, 14 September 2018 - 17:57:56 WIB

    Pascabanjir Solok, Dinkes Lakukan Fogging dan Bagikan Bubuk Abate

    Pascabanjir Solok, Dinkes Lakukan Fogging dan Bagikan Bubuk Abate AROSUKA, HARIANHALUAN.COM -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Solok melakukan fogging di rumah warga dan Fasum terdampak banjir yang melanda dua nagari di Kecamatan Bukik Sundi, Kabupaten Solok, beberapa pekan lalu. Fogging.
  • Jumat, 15 September 2017 - 15:58:21 WIB

    Pascabanjir Bandang di Solsel, Satu Unit PLTMH Hilang Terseret Lumpur

    Pascabanjir Bandang di Solsel, Satu Unit PLTMH Hilang Terseret Lumpur SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM-- Satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Jorong Batang Lolo Atas, Nagari Pakan Rabaa Tengah, Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) Solok Selatan (Solsel) lenyap dibawa arus sungai.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM