952 Jiwa di Jorong Sungai Biluik Pasaman Terisolasi Akibat Jembatan Putus


Senin, 25 November 2019 - 15:11:42 WIB
952 Jiwa di Jorong Sungai Biluik Pasaman Terisolasi Akibat Jembatan Putus Warga Sungai Biluik dibantu TRC BPBD Pasaman tampak mengevakuasi sepeda motor melintasi lokasi banjir bandang.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Sedikitnya 952 jiwa warga Jorong Sungai Biluik, Nagari Muarotais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman, terisolasi akibat terputusnya jembatan penghubung usai dihantam banjir bandang.

Banjir Bandang di Air Lurah Dalam melanda Jorong Sungai Biluik, Minggu (24/11) malam sekitar pukul 00.30 WIB. Banjir merusak sejumlah fasilitas, diantaranya, PLTA hanyut, jalan putus dan tertimbun akibat longsor.

Bahkan akses menuju Jorong Muarotais pusat pemerintahan nagari terputus, akibat jembatan penghubung hanyut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kepala BPBD Pasaman, Ricky Riswandi mengatakan, pihaknya menurunkan dua unit alat berat beserta personil Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membersihkan tumpukan material longsor dan banjir bandang Kecamatan Mapattunggul.

"Satu unit alat berat traktor jenis Backhoe loader milik DPUTR sudah diterjunkan ke lokasi untuk mengangkat material longsor di Kecamatan Mapattunggul," katanya, Senin (25/11).

Ricky menambahkan, pihaknya langsung bergerak cepat menyiapkan personil TRC maupun Alat berat serta sejumlah perlengkapan lainnya yang dibutuhkan untuk penanganan bencana alam di kecamatan itu.

"Saat ini pembersihan material longsor sedang berjalan. Kita targetkan hari ini selesai, sehingga tidak lagi menghambat arus transportasi masyarakat," tambah Ricky.

Selain banjir bandang, lima titik longsor juga menimbun badan jalan di Kecamatan Mapattunggul. Pertama, di Kampung Suwah, Kecamatan Rao Selatan. Kemudian Kampung Lubuk Gadang, Guo Siayuang, Air Rukam pendakian bukit tujuh, Pintu Padang.

Anggota DPRD Pasaman, Yulisman  menyebutkan jembatan tersebut merupakan jalan penghubung bagi masyarakat untuk keluar membeli sembako ke Kecamatan Rao.

"Sekarang masyarakat Muaro Tais yang terdiri dari 264 KK dengan jumlah 952 jiwa terisolasi akibat jembatan penghubung hanyut," sebut Yulisman.

Meskipun begitu, kata dia, belum ada laporan korban jiwa, akibat banjir bandang tersebut. "Warga sudah melapor, bahkan saya sudah melapor ke pihak BPBD Pasaman, agar cepat ditindak lanjuti," ucap dia. (h/yud)

 

loading...
Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]