KKI Warsi Gelar Workshop, Sekda: Pemkab Sijunjung Komitmen Dukung Program Perhutanan Sosial


Senin, 25 November 2019 - 20:34:04 WIB
KKI Warsi Gelar Workshop, Sekda: Pemkab Sijunjung Komitmen Dukung Program Perhutanan Sosial Workshop integrasi perhutanan sosial dengan rencana pembangunan Kabupaten Sijunjung di Balairung Lansek Manih, Senin (25/11).AZET PILIANG

SIJUNJUNG,HARIANHALUAN.COM-Pemerintah Kabupaten Sijunjung berkomitmen untuk memfasilitasi tumbuhnya program perhutanan sosial sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 
 

Buktinya, di Kabupaten Sijunjung telah diterbitkan 22 izin Hak Kelola Perhutanan Sosial seluas 31.706 hektar.”Kita (Pemkab) mendukung sepenuhnya program perhutanan sosial di kawasan-kawasan hutan yang berpotensi untuk dikembangkan,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Zefnihan dalam workshop integrasi perhutanan sosial dengan rencana pembangunan Kabupaten Sijunjung yang diadakan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Komunitas  Konservasi Indonesia (KKI) Warsi bersama Bapppeda Kabupaten Sijunjung,  di Balairung Lansek Manih, Senin (25/11).
 

Dari 22 izin Hak Kelola Perhutanan Sosial di Kabupaten Sijunjung, sambung Zefnihan, sebanyak 18 izin kelola hutan nagari, Kemudian satu izin hutan tanaman rakyat, dan tiga izin hutan kemasyarakatan.
 

“Hak kelola perhutanan sosial di Kabupaten Sijunjung sudah mencapai 31.706 hektar,” ucap Zefnihan. 
 

KKI Warsi sendiri mengakui komitmen Pemerintah Kabupaten Sijunjung mendukung program perhutanan sosial.”Bupati Sijunjung dari dulu memang komit dengan program perhutanan sosial,” kata Manager Program Warsi, Ronal Daus.
 

Ia mengatakan, Pemerintah kabupaten Sijunjung menargetkan program perhutanan sosial dikelola masyarakat seluas 50 ribu hektar.Sementara perhutanan sosial yang sudah mendapatkan surat keputusan (SK) seluas 31.706 hektar.
 

Saat ini, sambung Ronal Daus, ada sekitar 11.294 hektar dalam tahap proses.”Jika usulan ini diterima, maka total perizinan perhutanan sosial di Kabupaten Sijunjung mencapai 42 ribu hektar,” ujar Manager Program KKI Warsi. 
 

Workshop yang dihadiri LPHN, satu HKM, wali nagari, camat, Kepala OPD terkait, wartawan, Ketua forum pengelolaan hutan berbasis masyarakat Sumatera Barat dan a Pokja perhutanan sosial Sumatera Barat, menampilkan pemateri, Kepala Dinas Kehutanan Sumbar diwakili, Yonefis memaparkan materi, Inklusifitas Perhutanan Sosial dalam Pembangunan Daerah.mKemudian, Kepala Bapppeda Sijunjung diwakili, Arif Meigayanto dengan materi Integrasi Perhutanan Sosial dengan Rencana Pembangunan Kabupaten Sijunjung.

Sementara Direktur KKI Warsi diwakili Manager Program KKI Warsi, Ronal Daus, memaparkan materi yang berkaitan dengan Perhutanan Sosial sebagai Instrumen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat.Pe maparan rencana perhutanan sosial oleh perwakilan kelompok perhutanan sosial disampaikan Wali nagari Sumpur Kudus.
 

Workshop integrasi perhutanan sosial dengan pembangunan daerah di Kabupaten Sijunjung itu menghasilkan beberapa kesepakatan, diantaranya perhutanan sosial sebagai program strategis nasional akan dilaksanakan di Kabupaten Sijunjung dan akan terus dikembangkan sebagai program strategis atau prioritas daerah Kabupaten Sijunjung.
 

“Rencana pengelolaan hutan nagari, rencana kerja kelompok HKM atau skema perhutanan sosial lainnya akan dijadikan pertimbangan dan masukan bagi Pemerintah Daerah melalui Bapppeda dalam merumuskan pembangunan daerah kedepan,” kata Arif Maigayanto.
 

Kemudian, Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung akan mengakomodir aturan dan pelaksanaan mengenai perhutanan sosial pada tingkat kebijakan daerah.

Arif Maigayanto juga menambahkan, Pemerintah Daerah mendukung rencana pengelolaan perhutanan sosial melalui dukungan APBD.(h/azn) 

Reporter : AZNELDI /  Editor : DODI NJ
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]