Mahyeldi  dan Baznas Padang Peduli Korban Tanah Longsor Tanjung Sani


Rabu, 27 November 2019 - 11:59:14 WIB
Mahyeldi  dan Baznas Padang Peduli Korban Tanah Longsor  Tanjung Sani Walikota Mahyeldi SP pimpin relawan dari kota Padang bakti sosial di Tanjung Sanin. Humas

AGAM,HARIANHALUAN.COM - Musibah banjir bandang yang melanda Kanagarian Tanjung Sani Kabupaten Agam Provinsi Sumatra Barat, Rabu 20 November 2019 M, hingga sekarang masih menyisahkan kesedihan yang dalam.

Betapa tidak, akibat galodo yang datang di sore hari itu, sedikitnya dua rumah milik warga hanyut, lebih sepuluh rumah rusak berat serta puluhan warga kehilangan tempat tinggal mereka.

Baca Juga : Penerapan WBK dan WBB Dicanangkan Lanud Hang Nadim Batam

Kesedihan tersebut bukan saja dirasakan warga Kabupaten Agam. Tapi warga Kota Padang juga bisa merasakan duka warga Kabupaten Agam itu.

Sebagai bukti kepeduliaan sesama, Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah bersama pimpinan Baznas Padang, H. Syafriadi Autid didampingi Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kota Padang, Otrizal dan Kabid Pendayagunaan Industriyadi Sabtu mengunjungi warga korban galodo di Agam.

Baca Juga : Malam Ramadhan, Sepasang Mahasiswa Digerebek Warga di Tempat Kost

"Alhamdulillah, bersama Pak wali kota Baznas Padang sudah datang menemui warga yang rumahnya dihantam galodo," timpal Pimpinan Baznas Badang, H. Syafriadi Autid didampingi Komandan BTB Baznas Padang, Otrizal menjawab wartawan.

Menurut Syafriadi Autid, musiba banjir bandang sangat memperihatinkan. Baznas Padang telah salurkan beberapa bantuan. Seperti, Mie Instan 50 kardus, minyak goreng berat dua liter lima dus, Sarden 200 kaleng, Roti Roma Kelapa 5 Dus, selimut 100 lembar dan Matras Plastik/Tikar Plastik 50 helai.

Baca Juga : Penyidik Kejaksaan Ungkap Dugaan Korupsi Dana Desa Rp250 Juta

Sementara, Komandan BTB Baznas Padang, Otrizal menuturkan, aksi hari ini pembersihan material banjir yang membawa lumpur dan batu-batuan menutupi akses jalan. Mulai dari menutupi jalan ke mesjid maupun jalan ke sekolah dibersihkan dengan dua alat berat.

Material lumpur yang masuk ke dalam rumah warga dibersihkan oleh berbagai relawan termasuk Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kota Padang.

Baca Juga : Kecelakaan Kerja di Galangan Kapal, Seorang Pekerja Asal Dharmasraya Tewas

Disisi lain Walinagari Tanjung Sani Maizon mengungkapkan, untuk wilayah Jorong Galapung, setidaknya sudah empat kali terjadi bencana banjir bandang dalam tahun 2019 M. Namun kali ini, dampaknya cukup parah.

Bahkan, sebanyak lima unit rumah rusak berat dan sembilan rumah rusak sedang. Kemudian 48 jiwa terdampak akibat musiba galodo itu.

Selain itu, Masjid Istigfar dan MDA Galapung rusak berat karena tertimbun material galodo berupa batu, pasir, lumpur dan tanah hingga setinggi empat meter lebih.

Kemudian, badan jalan umum juga tertimbun material banjir bandang setinggi 3 meter, dengan panjang lebih kurang 250 meter.

"Kalau galodo sebelumnya yang terjadi juga di tahun 2019 ini, dampak yang ditimbulkan tidak begitu parah akan tetapi tahun sekarang sangat parah. BTB Kota Padang beserta Pemko Kota Padang hari ini juga menyerahkan bantuan.(*)

Editor : dodi | Sumber : Humas
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]