PLN Fungsikan Gardu Induk Muara Labuh Hasil dari Panas Bumi PTSEML


Jumat, 29 November 2019 - 14:57:47 WIB
PLN Fungsikan Gardu Induk Muara Labuh Hasil dari Panas Bumi PTSEML Pekerja PLN di GI Pekonina Muara Labuh Solsel, Jumat (29/11). Jefli

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Gardu Induk   (GI) PLN di Pekonina Muara Labuh, Solok Selatan (Solsel) pada Jumat (29/11) sudah terkoneksi dengan jaringan tol listrik Sumatra. Artinya, listrik dari Pembangkit PT Supreme Energy berkapasitas 80 Mega Watt (MW) sudah bisa dinikmati khalayak ramai.

"Alhamdulillah, proses maintenance bisa dipastikan rampung Jumat ini sehingga listrik dari GI Pekonina bisa terkoneksi ke GI Sungai Rumbai dengan kapasitas tegangan listrik masing-masing 30 Mega Volt Amper. Dan selanjutnya terkoneksi ke tol listrik Sumatra," kata Manajer bagian jaringan UP3 Solok Agung didampingi Manajer PLN Rayon Muaralabuh Aprinaldo pada harianhaluan.com, Jumat (29/11). 

Dengan telah beroperasinya GI Pekonina, sehingga keluhan masyarakat Solsel terkait gangguan daya listrik bisa diminimalisir. Pasalnya, tidak hanya berharap pasokan listrik dari GI Solok. Namun, telah paralel dengan tol listrik Sumatra.

"Kebutuhan beban puncak listrik di Solsel maksimal 10 MW, sedangkan daya dihasilkan 80 MW. Jadi, dengan adanya Pembangkit Panas Bumi dari PT Supreme Energy bisa mendorong investasi industri di Solsel," katanya.

Agung menyebutkan, untuk wilayah UP3 Solok kapasitas GI mencapai 230 MW dan itu sudah surplus sebab beban baru 65,8 MW.

Di wilayah PLN UP3 Solok ada empat sumber pembangkit IPP atau milik swasta yaitu Supreme Energy 80 MW Selo Kencana Energy delapan MW, Waskita Sangir Energy 10 MW dan Gumati Tiga 6,5 MW.

Sedangkan GI ada enam yaitu Solok kapasitas 80 MVA, Salak 40 MVA, Kiliranjao 80 MVA, Bungo 30 MVA, Muaralabuh 30 MVA dan Sungai Rumbai 30 MVA.

Saat ini rasio elektrifikasi (RE) kelistrikan di Solsel sekitar 84,78. Artinya, sekitar 16 persen penduduk Solsel yang belum dijangkau sistem kelistrikan.

"Kalau listrik dari PLN di Solsel mencapai 78 persen ditambah PLTMH dan sumber lainnya sudah mencapai 84,78 persen keseluruhan," katanya.

Pada 2019 katanya, ada progam listrik desa di dua lokasi yaitu Lubuk Rasam Kabupaten Solok sepanjang 14 km dan Sungai Penuh Lubuk Ulang Aling enam kilometer.

Site Support Manager PT Supreme Energy Muaralabuh Yulnofrins Napilus berharap dengan lancarnya listrik di Solsel bisa menarik investor ke kabupaten itu sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Dengan kapasitas yang cukup besar disediakan PLN diharapkan banyak investor tertarik ke Solsel sehingga terbuka lapangan kerja baru. Dan UMKM juga berkembang," ujarnya.

Selain itu ia berharap PT Supreme Energy Muaralabuh bisa segera masuk eksplorasi tahap dua.

"Kami juga mengucapkan terimaksih atas dukungan semua pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat yang sudah mendukung pengembangan panas bumi sampai berproduksi," ujarnya .(h/jef)

loading...
Reporter : Jefli /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]