PA 212 Kritik Ucapan Stafsus Jokowi soal Megap-megap


Senin, 02 Desember 2019 - 11:29:24 WIB
PA 212 Kritik Ucapan Stafsus Jokowi soal Megap-megap

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif mengkritik ucapan Staf Khusus Presiden RI Joko Widodo, Billy Mambrasar, tentang 'kubu sebelah megap-megap'. Pernyataan Billy itu disampaikan di media sosial Twitter dan menuai kritik dari warganet.

Slamet menyebut pernyataan Billy berpotensi memecah belah masyarakat. Menurutnya, Billy seharusnya fokus dengan tugasnya membantu program-program presiden daripada membuat pernyataan kontroversial.

"Orang awam bisa membacanya seperti itu (memecah belah). Tapi yang jelas memecah belah atau tidak, kita lihat nanti kerjanya seperti apa, ada manfaatnya apa tidak," kata Slamet saat ditemui usai Reuni Akbar 212 di Monumen Nasional, Jakarta, Senin (2/12).

Pria yang juga menjabat Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) itu mengatakanpilpres telah selesai, tapi barisanJokowi terlihat tidak mau menyelesaikan perbedaan. Hal itu terlihat dari pernyataan Billy sebagaistafsus, katanya.

Slamet menyinggung kepulangan Rizieq sebagai contoh bahwa pemerintahan Jokowi tidak punya niat baik memperbaiki keadaan. Padahal, kata Slamet, pilkada hingga pilpres sudah selesai.

"Kalau ingin menyelesaikan persoalan, ya pulangkan dong Habib Rizieq, selesai semua, kita akan duduk bersama, kita akan komunikasi. Tapi selagi Habib Rizieq belum dipulangkan, mohon maaf kami tidak akan komunikasi dengan pemerintah," ujarnya.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden RI Joko Widodo, Billy Mambrasar memicu perdebatan publik lewat akun Twitter @kitongbisa. Billy mengunggah foto seusai berdiskusi dengan kaum muda untuk membahas dunia bisnis. Unggahan itu dibubuhi cuitan bernada provokatif.

"Setelah membahas tentang Pancasila (yang bikin kubu sebelah megap-megap). Lalu mendesain kartu Pra-kerja di Jakarta. Lalu saya ke Pulau Damai penuh keberagaman: Bali! Untuk mengisi materi co-working space, mendorong bertambahnya jumlah entrepreneur muda. Untuk pengurangan pengangguran dan angka kemiskinan," tulis Billy dalam cuitannya.

Tak lama setelah diunggah, kritik menghujani kolom komentar. Billy menghapus cuitan tersebut dan membuat pernyataan klarifikasi beberapa saat setelahnya.

"Saya pertama memohon maaf atas kesalahpahaman yang muncul karena salah satu cuitan saya yang menggunakan kata yang menimbulkan multitafsir, yaitu kata: 'kubu'," tulisnya seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Minggu (1/12). (h/cnn)


 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Heldi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 17 Januari 2020 - 13:50:03 WIB

    Kapal Asal China Fu Yuan Yu 831 Tenggelam di Kupang

    Kapal Asal China Fu Yuan Yu 831 Tenggelam di Kupang KUPANG, HARIANHALUAN.COM - Kapal nelayan asal China Fu Yuan Yu 831 yang disita negara dalam kasus pencurian ikan tenggelam di sekitar Perairan Pulau Seumau, Kupang, NTT. Kapal itu tenggelam karena diduga mengalami korosi..
  • Jumat, 17 Januari 2020 - 12:06:47 WIB

    Segel di Ruang Dewan Pengawas TVRI Dilepas

    Segel di Ruang Dewan Pengawas TVRI Dilepas JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ruangan Dewan Pengawas (Dewas) TVRI sempat disegel karyawan kemarin malam. Segel itu sudah dilepas hari ini..
  • Jumat, 17 Januari 2020 - 12:01:11 WIB

    DPR Akan Panggil Dewas TVRI soal Pemecatan Helmy Yahya

    DPR Akan Panggil Dewas TVRI soal Pemecatan Helmy Yahya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyari menyatakan pihaknya akan memanggil seluruh Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi TVRI untuk dimintai keterangannya terkait keputusannya memecat Direktur.
  • Jumat, 17 Januari 2020 - 11:17:31 WIB

    Indonesia-Korsel Perbarui Kesepakatan Penempatan Pekerja Migran

    Indonesia-Korsel Perbarui Kesepakatan Penempatan Pekerja Migran JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan pemerintah Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) segera menyelesaian pembaharuan (renewal) nota kesepahaman (MoU) penempatan Pekerja Migran Indonesia.
  • Jumat, 17 Januari 2020 - 10:59:33 WIB

    Masuk Daftar Bali Baru, Pembangunan Jalan Lingkar Raja Ampat Dikebut

    Masuk Daftar Bali Baru, Pembangunan Jalan Lingkar Raja Ampat Dikebut JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap terus menyelesaikan pembangunan jalan lingkar Raja Ampat yang memiliki panjang keseluruhan 342 kilometer. Kehadiran jalan ter.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM