Batipuh Mencekam! Warga Bungo Tanjung dan Sumpur Bentrok, Tiga Orang Terluka


Kamis, 05 Desember 2019 - 22:21:19 WIB
Batipuh Mencekam! Warga Bungo Tanjung dan Sumpur Bentrok, Tiga Orang Terluka Suasana pasca bentrok. IST

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM - Dipicu permasalahan tapal batas, dua kelompok masyarakat yang berada di wilayah Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan dan Nagari Bungo Tanjuang Kecamatan Batipuh bentrok. Akibatnya beberapa orang masyarakat dikabarkan mengalami luka-luka.

Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB tersebut cukup mencekam. Informasi yang dihimpun haluan.com, masyarakat yang terlibat bentrokan tak hanya menggunakan benda tumpul seperti kayu dan balok, namun juga menggunakan senjata tajam (sajam) berupa golok atau parang.

"Suasana tadi lokasi kejadian tadi cukup mencekam, beberapa orang warga keluar dengan memegang kayu balok dan ada juga yang memegang parang atau golok," ujar Andre salah seorang masyarakat.

Beruntung, dengan kesigapan personil kepolisian dari Polres Padang Panjang di bantu personil Komando Militer (Kodim) 0307/TD, yang langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), bentrokan yang terjadi tak berlangsung lama.

"Mendapatkan informasi tersebut, kita langsung menurunkan personil untuk mendinginkan suasana bentrokan antar Nagari Bungo Tanjung Kecamatan Batipuh dan Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan," ujar Kapolres Padang Panjang AKBP. Sugeng Hariyadi kepada Haluan, Kamis (5/12) malam.

Dikatakan Kapolres Padang Panjang AKBP. Sugeng Hariyadi, bentrokan tersebut terjadi diduga dipicu oleh permasalahan tapal batas, dimana Nagari Bungo Tanjung diduga memasang pancang batas wilayah secara sepihak.

Hingga malam ini, lanjut AKBP. Sugeng Hariyadi, personil Polres Padang Panjang juga masih mengumpulkan data terkait adanya korban dalam kejadian tersebut.

"Hingga saat ini dikabarkan ada tiga orang masyarakat yang mengalami luka-luka, namun hingga saat ini personil masih mengumpulkan datanya," terangnya lagi.

Lebih lanjut, AKBP Sugeng Hariyadi mengatakan, malam ini kondisi di TKP sudah mulai aman dan kondusif, sekitar pukul 18.00 WIB, masyarakat sudah mulai membubarkan diri.

Dilain pihak, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Tanah Datar, Irwan saat dihubungi haluan.com membenarkan saat ini kondisi masyarakat di dua nagari yang terkadi bentrok ini sudah reda. “Kami masih melakukan musyawarah dengan tokoh masyarakat, Forkopimda, di lokasi," ujar Irwan kepada haluan.com. (h/pis/fma)


Reporter : Apis/Feri Maulana /  Editor : Heldi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 06 Desember 2019 - 16:04:40 WIB

    AKBP Sugeng Hariyadi Mediasi Dua Kubu yang Bentrok di Batipuh

    AKBP Sugeng Hariyadi Mediasi Dua Kubu yang Bentrok di Batipuh PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM - Tak menunggu lama, pascabentrok yang terjadi antar warga Nagari Bungo Tanjung Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar dan warga Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar .
  • Jumat, 12 Oktober 2018 - 15:47:37 WIB

    Hendak ke Lokasi Bencana, Mobil BNPB Terguling di Batipuh

    Hendak ke Lokasi Bencana, Mobil BNPB Terguling di Batipuh PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM -- Hendak menuju daerah bencana banjir bandang di Lintau Buo Tanah Datar, 1 unit mobil BNPB dari Padang Panjang terjatuh di Jorong Subarang Kecamatan Batipuh Ateh Kabupaten Tanah Datar Jumat (.
  • Senin, 28 November 2016 - 19:46:39 WIB

    Pria Gaek di Batipuh Cabuli Anak Tirinya yang Berusia 6 Tahun

    Pria Gaek di Batipuh Cabuli Anak Tirinya yang Berusia 6 Tahun PADANG PANJANG, HALUAN— Jajaran Satreskrim Polres Padang Panjang, berhasil menangkap seorang pria gaek berinisial “KK” (65) warga Sungai Ungkang, Kecamatan Batipuh, Tanah Datar..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM