Banyak PDAM Merugi, Wapres Ma'ruf Amin: Karena Tarif Terlalu Murah


Jumat, 06 Desember 2019 - 18:16:58 WIB
Banyak PDAM Merugi, Wapres Ma'ruf Amin: Karena Tarif Terlalu Murah Wakil Presiden Ma'ruf Amin. ANTARA/Galih Pradipta

PADANG,HARIANHALUAN.COM-Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyinggung tarif air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang terlalu rendah. 

Menurut Ma'ruf Amin rendahnya tarif tersebut menjadi salah satu penyebab PDAM mengalami kerugian. 

"Sebagai contoh tarif air bersih yang diberlakukan oleh PDAM Jakarta dan Depok hanya Rp 7.000 per meter kubik. Di Bogor Bahkan hanya Rp 4.500 per meter kubik. Dengan kondisi ini tidak mengherankan kalau 40 persen lebih PDAM mengalami kerugian karena tarif yang diberlakukan di bawah nilai full cost recovery (FCR)," katanya di depan seluruh pesertaonferensi Sanitasi dan Air Mineral Nasional 2019 di Hotel Kempinski, Jakarta, Senin 


Mantan Ketua MUI ini membandingkan dengan tarif Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang jauh lebih mahal rata-rata Rp 2 juta per meter kubik. Ia pun dibuat heran karena sebagian masyarakat malah ketergantungan dengan AMDK. 

"Persoalan penentuan tarif berbagai proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) yang dilayani oleh PDAM di berbagai daerah menjadi salah satu penyebab terkendalanya PDAM untuk melakukan perluasan layanan air minum yang aman kepada masyarakat," ucapnya. 

Menurut Ma'ruf Amin, penentuan tarif PDAM sering bersifat populis bahkan politis. Artinya keputusan penetapan tarif tersebut tidak ditentukan berdasarkan perhitungan keekonomian. 

"Tanpa disadari hal ini membebani masyarakat yang harus membeli AMDK sebagai sumber air minum utama dengan harga yang sangat mahal," tuturnya. 

Sebelumnya diberitakan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dibuat heran karena 70 persen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam kondisi merugi. Padahal kata Tjahjo, masyarakat butuh air bersih.

"Ini kok masa semua hampir 70 persen PDAM rugi, total rugi semua, ini kan kasihan. Padahal, air itu adalah kunci utama sebuah daerah air itu harus bisa mencukupi air minum yang bersih untuk penduduknya, nah itu kok bisa rugi," ucap Tjahjo.(kpr)


 Sumber : Kumparan.com /  Editor : Dodi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 16 Januari 2020 - 17:40:58 WIB

    Yasonna: Kriminal Banyak Lahir di Daerah Miskin, Bukan Kawasan Elite Menteng

    Yasonna: Kriminal Banyak Lahir di Daerah Miskin, Bukan Kawasan Elite Menteng JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyebut kemiskinan sebagai salah satu penyebab maraknya tindakan kriminal. Hal itu disampaikan Yasonna saat mengunjungi Lapas Klas IIA Cipinang, Jakarta pada Ka.
  • Rabu, 15 Januari 2020 - 13:31:43 WIB

    Awal Tahun, 7.198 Hasil Penelitian PTKI Peroleh Sertifikat HKI, UIN Terbanyak

    Awal Tahun, 7.198 Hasil Penelitian PTKI Peroleh Sertifikat HKI, UIN Terbanyak JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Grafik produktivitas civitas akademika Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) meningkat. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya sertifikat Hak Kekayaan Intelektual yang diterbitkan..
  • Selasa, 14 Januari 2020 - 14:40:40 WIB

    China Obok-Obok Natuna! DPR: Armada TNI AL Harus Diperbanyak

    China Obok-Obok Natuna!  DPR: Armada TNI AL Harus Diperbanyak JAKARTA, HARIANHALUAN.COM-Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendorong Kementerian Pertahanan (Kemhan) memperbanyak armada laut bagi TNI AL untuk menjaga kedaulatan RI di Laut Natuna..
  • Kamis, 09 Januari 2020 - 13:02:32 WIB

    Masih Banyak SPBU Ogah Buka-bukaan Data BBM

    Masih Banyak SPBU Ogah Buka-bukaan Data BBM JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah mendorong stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) memakai IT nozzle atau alat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) berbasis teknologi untuk mencegah penyimpangan dalam hal penyaluran. N.
  • Jumat, 03 Januari 2020 - 11:32:18 WIB

    Cuitan Ahok pada Korban Banjir Jakarta Tuai Banyak Komentar

    Cuitan Ahok pada Korban Banjir Jakarta Tuai Banyak Komentar JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama atau yang karib disapa Ahok mendoakan korban bencana banjir di wiliyah Jakarta, Bogor, Depok, Tagerang, Bekasi yang terjadi di awal tahun 2020..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM