Wah.., Jokowi Minta Ini pada Orang Kaya ke-3 RI


Sabtu, 07 Desember 2019 - 09:40:53 WIB
Wah.., Jokowi Minta Ini pada Orang Kaya ke-3 RI Presiden Joko Widodo

CILEGON, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Prajogo Pangestu membenahi masalah defisit alias tekor neraca perdagangan Indonesia. Orang terkaya nomor 3 di Indonesia ini kebetulan ingin membangun kawasan pabrik baru petrokimia kedua di Cilegon, Banten.

Jokowi meminta kepada pemilik PT Chandra Asri Petrochemical ini mempercepat proses pembangunan kawasan pabrik baru kedua. Sebab, produksi petrokimia yang dihasilkan mampu menutupi kebutuhan nasional.

Impor petrokimia menjadi salah satu penyebab tekor neraca perdagangan setelah minyak dan gas (migas).

Pabrik Baru Chandra Asri

Setelah mengoperasikan pabrik baru polyethylene yang mampu memproduksi 400 ribu ton, Chandra Asri akan membangun kawasan pabrik kedua petrokimia dengan investasi sekitar Rp 60-80 triliun. Target pembangunannya selama empat tahun ke depan.

Kawasan pabrik kedua ini akan memberikan tambahan volume produksi petrokimia sekitar 4 juta ton. Saat ini, Neraca perdagangan sektor petrokimia Indonesia defisit sebesar Rp 193 triliun, hal itu dikarenakan nilai impornya lebih besar dibandingkan ekspor.

Nilai impor tercatat Rp 317 triliun sedangkan ekspor Rp 124 triliun. Adapun, kebutuhan produk petrokimia mencapai 2,3 juta ton dan yang bisa terpenuhi baru mencapai 736 ribu ton, sehingga sekitar 1,5 juta ton diimpor.

"Artinya sisanya bisa diekspor," tegas Jokowi.

Projogo Pangestu Diminta Percepat Pembangunan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta bantuan Prajogo Pangestu untuk menyelesaikan masalah tekor atau defisit neraca perdagangan Indonesia. Tekor neraca dagang disebabkan oleh impor petrokimia dan migas.

Jokowi meminta bantuan Prajogo Pangestu selaku pemilik PT Chandra Asri Petrochemical sekaligus orang terkaya nomor tiga di Indonesia untuk segera menyelesaikan pembangunan kawasan pabrik kedua di Cilegon, Banten.

"Kalau bisa segera selesaikan Pak Prajogo. Kalau bisa jangan sampai 4 tahun, 2 tahun selesai, gitu. Dikebut," kata Jokowi di kawasan pabrik Chandra Asri, Cilegon, Banten, Jumat (6/12/2019).

Dengan kondisi Indonesia yang sudah mengekspor petrokimia, diharapkan permasalahan defisit neraca dagang dan transaksi berjalan bisa diatasi.

"Kita harapkan nanti investasi yang berikutnya dari Chandra Asri sudah bisa selesaikan ini (defisit neraca perdagangan)," kata Jokowi.

Prajogo Pangestu menjadi orang kaya nomor 3 di Republik Indonesia (RI) versi Forbes. Taipan yang lahir pada 13 Mei 1944 di Sambas, Kalimantan Barat ini memiliki harta sebesar US$ 7,6 miliar atau setara dengan Rp 106,4 triliun. Tahun lalu, Prajogo memiliki harta US$ 3 miliar atau setara dengan Rp 42 triliun.(*)


 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM