Singgung Robot Ganti Pejabat Eselon II-IV, Menkominfo Mengaku Sudah Terapkan


Sabtu, 07 Desember 2019 - 15:28:47 WIB
Singgung Robot Ganti Pejabat Eselon II-IV, Menkominfo Mengaku Sudah Terapkan Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan infrastruktur teknologi dan digitalisasi di bidang layanan publik di Indonesia saat ini sudah memadai untuk membuat 'robot' pengganti PNS eselon III dan IV yang diusulkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Johnny, yang diperlukan saat ini cuma mengoptimalkan apa yang dibutuhkan setiap instansi pemerintah pusat.

"Sudah bisa [buat robot untuk eselon III dan IV], hanya saja setiap kementerian perlu penyesuaian dan kebutuhan. Apa yang dikatakan presiden itu relevan dan memang dibutuhkan oleh Indonesia," kata Menkominfo Johnny G. Plate usai konferensi pers terkait isu TVRI di kantor Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (6/12).

Dikatakan Johnny, Kemenkominfo sebetulnya sudah lebih dulu menerapkan metode one single submission atau pelayanan satu atap, tanpa dilakukan oleh manusia alias menggunakan mesin.

"Kominfo bahkan sebelumnya sudah pemangkasan melalui one single submission atau satu atap itu sudah mesin semua di sini. Tidak perlu lagi ada orang yang menerima dokumen, catat dokumen, bikin memo sampai disposisi. Di Kominfo itu sudah tidak perlu," terang Johnny.

Memasuki era kecerdasan buatan atau artificial inteligence (AI) seperti saat ini mau tak mau dijelaskan Johnny, robot bakal menggantikan pekerjaan manusia. Maka dari itu, Kemenkominfo juga tengah menyiapkan talenta digital guna menghadapi perkembangan teknologi yang makin pesat ini.

"Kita juga membutuhkan sangat banyak digital talent, untuk itu Kominfo bersama mitra-mitranya akan melaksanakan kegiatan untuk menghasilkan SDM yang punya kemampuan digital di semua level," tutur Johnny.

"Indonesia butuh 100 juta lebih digital talent dan kerja keras kami untuk menyelesaikan itu," sambungnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisyaratkan Indonesia harus mengikuti perkembangan zaman termasuk soal penggunaan teknologi dan digitalisasi di bidang layanan publik, di antaranya mempercayakan pekerjaan itu pada sistem kecerdasan buatan.

"Kita butuh kecepatan dalam bekerja, dalam memutuskan, dalam bertindak di lapangan karena perubahan sekarang cepat," ujarnya di Istana Merdeka Senin (2/12).(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 02 Februari 2020 - 20:59:20 WIB

    Singgung Corona, HNW PKS ke Menlu: Pekerja China Dipulangkan Tidak?

    Singgung Corona, HNW PKS ke Menlu: Pekerja China Dipulangkan Tidak? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid mempertanyakan kebinakan pemerintah yang menutup akses sementara bagi pendatang dari China yang hendak masuk ke Indonesia..
  • Kamis, 14 November 2019 - 11:08:39 WIB

    Masuk BUMN, Ahok Singgung Krakatau Steel

    Masuk BUMN, Ahok Singgung Krakatau Steel JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku dalam pertemuannya dengan Menteri BUMN Erick Thohir, disinggung juga mengenai perusahaan pelat merah produksi baja, PT Krakatau.
  • Jumat, 01 November 2019 - 08:45:54 WIB

    Ahok Singgung Mark Up dan Maling Soal Skandal Lem Aibon Pemprov DKI

    Ahok Singgung Mark Up dan Maling Soal Skandal Lem Aibon Pemprov DKI JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyinggung skandal anggaran lem aibon anggaran ganjil di RAPBD DKI Jakarta 2020..
  • Selasa, 22 Oktober 2019 - 07:10:48 WIB

    Duh..! KPK Singgung Tetty Paruntu di Kasus Bowo Sidik

    Duh..! KPK Singgung Tetty Paruntu di Kasus Bowo Sidik JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti kehadiran Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu alias Tetty di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10)..
  • Kamis, 26 September 2019 - 15:54:45 WIB

    Prabowo Singgung Angka Stunting Indonesia Tinggi: What is Wrong?

    Prabowo Singgung Angka Stunting Indonesia Tinggi: What is Wrong? BOGOR, HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut hingga saat ini banyak anak-anak Indonesia yang terkena stunting atau kurang gizi. Prabowo menyebut pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sep.

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM