Korupsi Rp 146 Miliar, Kades Perempuan Dibui 4 Tahun


Ahad, 08 Desember 2019 - 17:50:40 WIB
Korupsi Rp 146 Miliar, Kades Perempuan Dibui 4 Tahun Ilustrasi

MEDAN, HARIANHALUAN.COM - Kepala Desa (Kades) Sampali, Percut, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) Sri Astuti dihukum 4 tahun penjara. Sri dinilai terbukti korupsi Rp 146 miliar terkait penerbitan surat keterangan tanag PTPN-II Tanjung Morawa.

Sebagaimana dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Medan, Minggu (8/12/2019), kasus itu terjadi pada kurun 2003-2017. Di wilayah Sampali, tersebar lahan perkebunan milik PTPN II.

Tanah HGU di Sempali habis pada tahun 2000. Belakangan, Sri mengeluarkan Surat Keterangan Tanah / Surat Keterangan Penguasaan Fisik Tanah di atas lahan Hak Guna Usaha PTPN II kepada 400-an orang. Surat ini digunakan untuk melengkapi permohonan pengukuran hak atas tanah dimaksud yang pendaftaran tanahnya belum diselenggarakan.

Satu surat dihargai Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. Akibatnya, lahan seluas 604.960 meter persegi dan PTPN II selaku pemilik Hak Guna Usaha (HGU) tidak dapat lagi mengusahainya. Atas hal itu, jaksa mendudukkan Sri ke kursi pesakitan.

"Terdakwa Ir Hj Sri Astuti mengakibatkan kerugian keuangan negara dalam hal ini PTPN II (Persero) Tanjung Morawa sebesar Rp 1,013 triliun," dakwa jaksa.

Pada 14 Marert 2019, PN Medan menyatakan Sri terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama subsidair.

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Ir Hj Sri Astuti oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda sejumlah Rp 500 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan," ujar majelis yang diketuai Nazar Effriandi dengan anggota Mian Munthe dan Yusra.

Sri Astuti juga dihukum membayar uang pengganti sejumlah Rp 146,3 miliar paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan ini berkekuatan hukum tetap. Jika tidak membayar maka harta bendanya disita dan dilelang oleh jaksa untuk menutupi uang pengganti tersebut.

"Dengan ketentuan apabila Terpidana Ir Hj Sri Astuti tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka dipidana dengan pidana penjara selama 6 bulan," ujar majelis.

Atas hal itu, Sri tidak terima dan mengajukan banding. Tapi apa kata MA?

"Menerima permintaan banding dari penasihat hukum Terdakwa dan Penuntut Umum. Menguatkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan, Nomor 100/Pid.Sus-TPK/2018/PN Mdn tanggal 14 Maret 2019 yang dimintakan banding tersebut," ujar majelis banding. Duduk sebagai ketua majelis Agustinus Silalagi dengan anggota Suwidya dan Mangasa Manurung.(*)


 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 18 Januari 2020 - 13:02:45 WIB

    Siapa 'Pembisik' Mahfud Md soal Dugaan Korupsi Rp 10 T di Asabri?

    Siapa 'Pembisik' Mahfud Md soal Dugaan Korupsi Rp 10 T di Asabri? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Setelah kasus PT Asuransi Jiwasraya meledak, kini giliran PT Asabri yang menimbulkan polemik. Kasus ini berawal dari pernyataan Menko Polhukam Mahfud Md yang menduga adanya korupsi di Asabri hingga.
  • Kamis, 16 Januari 2020 - 13:19:27 WIB

    Bantah Mahfud MD, Dirut Asabri: Tidak Ada Korupsi!

    Bantah Mahfud MD, Dirut Asabri: Tidak Ada Korupsi! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - PT Asabri (Persero) membantah tuduhan dugaan korupsi yang sempat dilayangkan kepada perusahaan pelat merah itu. Direktur Utama PT Asabri Sonny Widjaja menegaskan uang yang dikelola Asabri tidak dik.
  • Rabu, 15 Januari 2020 - 13:31:12 WIB

    Resmi! Eks Dirut Jiwasraya Jadi Tersangka Korupsi dan Ditahan

    Resmi! Eks Dirut Jiwasraya Jadi Tersangka Korupsi dan Ditahan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Mantan Direktur Utama PT. Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT. Jiwasraya, Syahmirwan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pida.
  • Jumat, 10 Januari 2020 - 19:40:08 WIB

    Wow..! Mahfud Ungkap Isu Korupsi Asabri, Nilainya Fantastis Rp10 T

    Wow..! Mahfud Ungkap Isu Korupsi Asabri, Nilainya Fantastis Rp10 T JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD bicara soal dugaan kasus korupsi di Yayasan Asuransi ABRI (Asabri). Ia menduga korupsinya hingga Rp 10 triliun dari yayasan yang di.
  • Selasa, 10 Desember 2019 - 12:01:41 WIB

    Luar Biasa! Anies Baswedan Raih Penghargaan Kepala Daerah Bebas Korupsi

    Luar Biasa! Anies Baswedan Raih Penghargaan Kepala Daerah Bebas Korupsi JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meraih penghargaan sebagai kepala daerah yang mampu mendorong pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM