Tak Hadiri Acara Hari Antikorupsi, Kenapa Jokowi 'Enggan' Penuhi Undangan KPK?


Senin, 09 Desember 2019 - 08:40:01 WIB
Tak Hadiri Acara Hari Antikorupsi, Kenapa Jokowi 'Enggan' Penuhi Undangan KPK? Presiden Joko Widodo

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo tak memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menghadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), Senin (9/12), yang digelar di Gedung KPK, Jakarta.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang dijadwalkan hadir dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tahun ini. Acara dimulai pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB.

"Teragendakan Wapres besok (hari ini)," kata Febri kepada wartawan, Minggu (8/12) malam.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rahman mengatakan Jokowi dijadwalkan menghadiri pentas Prestasi Tanpa Korupsi di SMKN 57, Jakarta. Acara akan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.

"Presiden akan berkunjung ke SMK Negeri 57," ujar Fadjroel kepada awak media.

Fadjroel menambahkan dalam rangka peringatan hari anti korupsi sedunia, Presiden Jokowi berkomitmen mendorong penegakan hukum antikorupsi dari pencegahan hingga pemberantasan korupsi di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan telah mengundang Jokowi untuk menghadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia. Agus berharap kepala negara bisa hadir pada peringatan tahun ini.

"Kami mengundang beliau. Kalau enggak salah kabarnya nanti akan kami terima dalam waktu dekat. Jadi kita tunggu beliau. Kehadiran beliau sangat kami harapkan," kata Agus, di Gedung KPK, Jumat (6/12).

Sementara Wakil Ketua KPK Saut Situmorang berharap Jokowi mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) untuk membatalkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

Saut menyebutkan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia dapat menjadi momentum tepat bagi presiden untuk mengeluarkan Perppu itu.

"Saya masih berharap saat Hari Antikorupsi tanggal 9 Desember Presiden Jokowi yang rencana datang ke KPK, sudi apalah kiranya datang pada acara itu sekalian membawa Perppu KPK," beberapa waktu lalu.

Jokowi dalam dua tahun terakhir ini selalu menghadiri peringatan Hari Antikorupsi yang dihelat KPK. Mantan gubernur DKI Jakarta itu hadir saat peringatan Hari Antikorupsi Sedunia pada 2017 lalu.

Kemudian, Jokowi juga hadir pada puncak Hari Antikorupsi Sedunia pada 2018. Ketika itu, ia mengatakan pemberantasan korupsi harus ditingkatkan, baik penindakan maupun pencegahan.

"Pemberantasan korupsi harus ditingkatkan terus, baik berupa penindakan maupun pencegahan," kata Jokowi.(*)


 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 12 Januari 2020 - 18:01:41 WIB

    Sengketa Natuna Tak Akan Pernah Selesai

    Sengketa Natuna Tak Akan Pernah Selesai JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menyebut sengketa antara Indonesia dengan China di laut utara Natuna tak akan pernah selesai. Pasalnya baik Indonesia maupun .
  • Sabtu, 11 Januari 2020 - 14:50:25 WIB

    Jokowi Dibela, Ngabalin: Soal Lampu Motor Siang Hari, Presiden Tak Bisa Disamakan dengan Rakyat

    Jokowi Dibela, Ngabalin: Soal Lampu Motor Siang Hari, Presiden Tak Bisa Disamakan dengan Rakyat JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Sejumlah  mahasiswa  menggugat Pasal 197 ayat 2 di UU Lalu Lintas ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka menggugat kewajiban pengendara sepeda motor  menghidupkan lampu di disiang bolong, mereka me.
  • Jumat, 10 Januari 2020 - 22:43:26 WIB

    Tak Main-main, Kominfo Blokir 4.020 Situs Fintech Ilegal

    Tak Main-main, Kominfo Blokir 4.020 Situs Fintech Ilegal JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan telah memblokir 4.020 situs fintech ilegal dalam periode Agustus 2018 - Desemmber 2019. Pemblokiran ini atas pemantauan layanan fintech .
  • Jumat, 10 Januari 2020 - 19:34:39 WIB

    Sikap China Berubah 180 Derajat, Kini Tak Galak Soal Natuna

    Sikap China Berubah 180 Derajat, Kini Tak Galak Soal Natuna JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -Sikap pemerintah China mulai menanggapi santun ketegangan yang terjadi di Laut Natuna dengan Indonesia. China menilai masalah ini hanya perlu diselesaikan dengan komunikasi, berbeda dari sikap China.
  • Jumat, 10 Januari 2020 - 17:11:41 WIB

    Duh...Denda Rp20 Juta Menanti jika Punya Mobil Tak Punya Garasi

    Duh...Denda Rp20 Juta Menanti jika Punya Mobil Tak Punya Garasi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana menyebut Raperda Rancangan peraturan daerah (raperda) yang di dalamnya mengatur tentang kepemilikan garasi bagi pemilik kendaraan roda empat sudah .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM