Baru Keluar dari RSJ, Seorang Pemuda Ditemukan Gantung Diri di Seberang Padang


Senin, 09 Desember 2019 - 21:00:50 WIB
Baru Keluar dari RSJ, Seorang Pemuda Ditemukan Gantung Diri di Seberang Padang Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Beberapa hari keluar dari rumah sakit jiwa, Randi (25) ditemukan warga Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, gantung diri di sebuah warung tak jauh dari Masjid Jabal Nur. 

Kapolsek Padang Selatan, AKP Jefri Afridan menyebutkan, Randi ditemukan warga pada Senin (9/12/2019) sekitar pukul 06.00 WIB.

"Identitas korban atas nama Randi (25), warga Jalan Sutan Syarir, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang," sebut AKP Jefri Afridan, dilansir dari Covesia.com, Senin (9/12/2019) sore. 

Lanjutnya, paman korban menerangkan, Randi baru keluar dari rumah sakit jiwa pada Sabtu (7/12/2019) sekitar pukul 16.00 WIB. 

"Kemudian korban istirahat di rumah paman korban tersebut. Terakhir pamannya melihat korban di rumah pada Minggu (8/12) sekitar pukul 21.30 WIB. Senin (9/12) sekitar pukul 07.00 WIB paman korban mendapat telepon bahwa Randi sudah meninggal dunia dalam posisi gantung diri," katanya. 

Selanjutnya, paman korban bersama satu orang saksi lain, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi dia melihat kondisi korban yang sudah tergantung dengan seutas tali dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Pertama yang melihat Randi tersebut dalam keadaan gantung diri adalah warga sekitar pukul 06.00 WIB. Kemudian melaporkannya kepihak keluarga korban," sebutnya.

Warga kemudian melapor ke Polsek Padang Selatan. Sekitar pukul 07.05 WIB, anggota mendatangi lokasi yang dimaksud. 

"Saya bersama 10 orang personel, setelah mendapatkan informasi kemudian mendatangi lokasi. Selanjutnya memberitahukan kejadian tersebut ke piket SPKT, piket Intel dan Unit Identifikasi Polresta Padang," ungkapnya. 

Sekira pukul 07.45 WIB, pihak piket SPKT, piket Intel dan Unit Identifikasi Polresta Padang, mendatangi lokasi. Selanjutnya dilakukan musyawarah antara pihak keluarga korban dengan pihak kepolisian untuk mendapatkan izin pengambilan foto dan sidik jari korban.

"Setelah diberi izin, selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Sumbar, untuk di visum," katanya. (h/cov)


 Sumber : covesia /  Editor : Heldi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM