Banjir di Limapuluh Kota Makin Parah, Sudah 6 Kecamatan Terendam


Selasa, 10 Desember 2019 - 00:51:18 WIB
Banjir di Limapuluh Kota Makin Parah, Sudah 6 Kecamatan Terendam Foto udara salah satu kecamatan terendam banjir di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera barat, Senin (9/12/2019). (Foto Dokumen BPBD Limapuluh Kota)

PADANG, HARIANHALUAN.COM-Akibat tingginya curah hujan yang terjadi sejak Senin dini hari, 9 Desember 2019 hingga kini, sudah sebanyak enam kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota yang terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, merilis keenam kecamatan itu yakni Payakumbuh, Suliki, Harau, Mungka, Pangkalan dan Lareh Sago Halaban.

"Sampai saat ini sudah masuk laporan enam kecamatan yang terendam banjir. Ini disebabkan tingginya curah hujan," kata Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir, seperti  dilansir vivanews, Senin malam  (9/12)

Joni Amir mengatakan berdasarkan catatan sementara, ada sekitar 57 rumah warga dan ratusan hektare lahan persawahan warga di enam kecamatan itu terendam banjir. 

Hingga kini, dia masih melakukan pendataan. Tim juga sudah dikerahkan ke lapangan untuk membantu warga yang terdampak.

"Kita juga bersiap-siap untuk evakuasi. Jika ada warga yang perlu dievakuasi maka akan segera diungsikan karena kondisi air semakin tinggi menggenangi rumah warga. Kita juga menyiapkan tenda pengungsian. Sebanyak 57 kepala keluarga itu berpotensi untuk diungsikan karena saat ini masih hujan," ujar Joni.

Selain tenda pengungsian, kata Joni, mereka juga sudah menyiagakan perahu boat untuk membawa warga dari kepungan banjir. Dia berharap hujan segera reda dan air menyusut.

"Jika hujan terus menerus terjadi, tentu saja debit air juga semakin tinggi. Proses evakuasi perlu segera dilakukan jika hal ini terjadi," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengimbau kepada seluruh walikota dan bupati untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman banjir dan longsor setiap saat bisa terjadi. Imbauan ini disampaikan Nasrul Abit, menyusul kondisi cuaca di wilayah Sumatera Barat masih buruk dan berpotensi menimbulkan bencana alam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau memperkirakan kondisi cuaca hingga Rabu esok untuk sebagian besar wilayah di Ranah Minang masih berpotensi terjadi hujan dengan skala sedang hingga lebat. Yang bisa saja memicu banjir dan pergerakakan tanah.(dn/vv)


 Sumber : vivanews /  Editor : Dodi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 19 Januari 2020 - 08:31:00 WIB

    BMKG: Sumbar Berpotensi Hujan Lebat, Banjir dan Longsor

    BMKG: Sumbar Berpotensi Hujan Lebat, Banjir dan Longsor PADANG,HARIANHALUAN- Sumatera Barat termasuk wilayah di Indonesia berpotensi   diguyur hujan lebat  yang dapat disertai petir. Sumbar  berpotensi banjir dan longsor  hingga sepekan ke depan..
  • Jumat, 17 Januari 2020 - 18:48:04 WIB

    Banjir Bandang Malalo, Zuldafri Darma Bersama Kepala BPBD Tinjau Lokasi Bencana

    Banjir Bandang Malalo, Zuldafri Darma Bersama Kepala BPBD Tinjau Lokasi Bencana TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM - Banjir bandang yang melanda Jorong Tanjuang Sawah Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Jum'at (17/1) dini hari, merusak sejumlah bangunan dan fasilitas masyarakat. Diantaranya.
  • Jumat, 17 Januari 2020 - 13:10:18 WIB

    Banjir Bandang di Malalo, Dua Rumah Hanyut

    Banjir Bandang di Malalo, Dua Rumah Hanyut BATUSANGKAR, HARIANHALUAN.COM -- Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Kamis (16/1) mal hingga Jumat (17/1) dini hari tadi mengakibatkan terjadinya banjir bandang di Jorong Tanjuang Sawah Nagari Padang Laweh.
  • Rabu, 15 Januari 2020 - 22:01:51 WIB

    Ngeri..! Kota Surabaya Dilanda  Banjir, Banyak Kendaraan Tenggelam

    Ngeri..! Kota Surabaya Dilanda  Banjir, Banyak Kendaraan Tenggelam SURABAYA,HARIANHALUAN.COM-Kota Surabaya  kembali  dilanda  bencana banjir.  Hujan yang mengguyur Kota Surabaya membuat sejumlah motor dan mobil  tenggelam, Rabu (15/1/2020)..
  • Senin, 13 Januari 2020 - 12:45:35 WIB

    Khawatir Terseret Banjir, Warga Ikat Rumah ke Pohon

    Khawatir Terseret Banjir, Warga Ikat Rumah ke Pohon JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Demi mengantisipasi agar tak terseret banjir yang airnya semakin meninggi, Warga Desa Bondra, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat mengikat rumahnya di pohon..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM