Tanggap Darurat Banjir Limapuluh Kota Sampai 17 Desember


Rabu, 11 Desember 2019 - 13:11:57 WIB
Tanggap Darurat Banjir Limapuluh Kota Sampai 17 Desember Bupati Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi, tetapkan status tangap darurat.

LIMPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menetapkan status tanggap darurat banjir dan longsor. Masa tanggap darurat berlaku hingga 17 Desember 2019.

"Kita tetapkan masa tanggap darurat hingga sepekan mendatang. Sampai 17 Desember," kata Bupati Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi, Rabu (11/12/2019).

Irfendi mengatakan evakuasi korban menjadi prioritas selama masa tanggap darurat. Berikutnya, pemerintah bakal membersihkan material longsor yang menutup jalur transportasi.

"Selama masa tanggap darurat, tim akan memprioritaskan upaya evakuasi warga dan membantu korban terdampak, serta pembersihan material longsor yang mengganggu arus transportasi penghubung Sumbar-Riau," katanya.

Sebelumnya, banjir melanda 6 kecamatan di Lima Puluh Kota Sumatera Barat. Banjir terjadi dipicu hujan lebat yang terjadi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Joni Amir, mengatakan 6 kecamatan yang terkena banjir itu adalah Kecamatan Payakumbuh, Suliki, Harau, Mungka, Pangkalan dan Lareh Sago Halaban.

"Tim kita masih di lokasi, untuk memantau dan membantu warga yang menjadi korban banjir," kata Joni Amir kepada wartawan, Senin (9/12). (h/dtk)


 Sumber : detik.com /  Editor : Heldi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM