Lima Jawaban Polisi Ditanya Kasus Novel


Kamis, 12 Desember 2019 - 12:46:05 WIB
Lima Jawaban Polisi Ditanya Kasus Novel Novel Baswedan

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Polisi hingga kini tak kunjung berhasil mengungkap kasus penyiraman air keras ke Novel Baswedan. Presiden Jokowi mengaku tak akan memberikan tenggat lagi ke polisi dan meminta Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk segera mengumumkan pelaku secepatnya.

1. Polisi Minta Sabar

Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal pun menyampaikan pengungkapan kasus Novel Baswedan  tak akan membutuhkan waktu yang lama lagi. Ia meminta publik bersabar.

"Sabar saja, tidak akan berapa lama lagi tim teknis akan segera ungkap kasus ini. Kita sudah menemukan alat bukti yang sangat, sangat, sangat signifikan," ujar Iqbal di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (9/12).

Iqbal mengaku optimistis kasus Novel ini akan segera terungkap dalam waktu dekat. Saat ini, kata dia, tim teknis tengah merampungkan penyelidikan kasus penyiraman air keras yang terjadi sejak April 2017 silam.

2.  Mengajak Doa Bersama

Kepolisian mengaku sangat serius dalam menangani kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan. Penyidik senior Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK) itu diserang pada pada 11 April 2017 silam oleh pelaku yang kini masih buron.

"Nanti kita doa bersamalah mudah-mudahan penyidik nanti ada waktu akan menyampaikan penyidikan tersebut," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (10/12).

Dia mengatakan, penyidik kepolisian terus serius bekerja dengan keras untuk berupaya mencari pelaku penyiraman air keras tersebut. Dia melanjutkan, penyidik kepolisian telah melakukan dua metode investigasi yakni secara induktif dan deduktif.

3. Mudah-Mudahan Akhir Tahun

Mabes Polri menyatakan penyidik masih berupaya menyelesaikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Mabes Polri akan berupaya menuntaskan dan menyampaikan hasil penyidikan sebelum tahun 2019 berakhir.
Baca Juga

“Saya sampaikan nanti ada waktu tertentu untuk menyampaikan hasil kasus tersebut. Mudah-mudahan ya akhir tahun ini ada perkembangan penyidikan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/12).

Argo mengaku belum bisa menjelaskan perkembangan terkini kasus ini. Ia mengakatan, petunjuk yang memberi terang kasus ini masih ada di penyidik


4.  Polisi Transparan

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri, Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan pihaknya, dalam hal ini tim teknis sangat transparan dalam melakukan investigasi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

"Kami transparan kepada KPK. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Kami kerja keras. Mudah-mudahan kami bisa mengungkap siapa pelakunya," kata Brigjen Argo di Mabes Polri.

Argo menyampaikan bahwa Kapolri Jenderal Pol.Idham Azis telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo perihal perkembangan kinerja tim teknis dalam investigasi kasus ini. "Kapolri melaporkan kinerja dan perkembangan berkaitan dengan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK," ujarnya.

5. Hanya Masalah Waktu

Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Muhammad Iqbal menegaskan saat ini tim bekerja secara maksimal untuk menyelesaikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Polisi optimistis bisa menyelesaikan kasus tersebut.

"Saya sudah beberapa kali ngomong, saat ini tim bekerja maksimal. Ini hanyalah masalah waktu, Insya Allah secepatnya. Ada upaya-upaya tertutup dan upaya untuk menyelesaikan penyelidikan terkait dengan itu. Insya Allah segera ya," katanya kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/22).

Sebelumnya diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis agar segera mengumumkan hasil penyelidikan terakhir kasus penyerangan terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Hal ini disampaikannya kepada Kapolri saat bertemu di Istana Merdeka, Senin (9/12) sore kemarin.

"Saya bilang secepatnya segera diumumkan siapa (pelakunya)," kata Jokowi.(*)


 Sumber : Republika /  Editor : NOVA


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 10 Januari 2020 - 15:56:05 WIB

    Ribut Laut Natuna, Lima Juta Dukun Siap Perang Lawan China!

    Ribut Laut Natuna, Lima Juta Dukun Siap Perang Lawan China! NASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Ki Joko Bodo, H Ridwan Koboy dan Pangeran Wong Sinting mengaku siap turun langsung terkait persoalan Natuna yang diklaim oleh China. Mereka bahkan siap mati berperang kalau dibutuhkan pemerintah..
  • Jumat, 20 Desember 2019 - 15:53:08 WIB

    Baru Dilantik, Ini Rekam Jejak Lima Pimpinan KPK 2019-2023

    Baru Dilantik, Ini Rekam Jejak Lima Pimpinan KPK 2019-2023 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo telah melantik lima pimpinan KPK periode 2019-2023. Mereka yang dilantik adalah Firli Bahuri, Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, Alexander Marwata, dan Nurul Ghufron..
  • Kamis, 28 November 2019 - 10:14:04 WIB

    Jelang HUT OPM, Panglima TNI ke Papua, Ngapain?

    Jelang HUT OPM, Panglima TNI ke Papua, Ngapain? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Panglima TNI Marseka Hadi Tjahjanto, kembali melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua, Rabu (27/11) untuk meninjau kesiapsiagaan rencana operasi Kodam. Kedatangan Hadi hanya beberapa hari sebelu.
  • Kamis, 14 November 2019 - 10:49:18 WIB

    Ini Dia Lima Instansi dan Formasi Favorit CPNS 2019

    Ini Dia Lima Instansi dan Formasi Favorit CPNS 2019 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 tahun ini direspon positif oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. .
  • Rabu, 23 Oktober 2019 - 14:16:32 WIB

    Ini Lima Menteri Perempuan di Kabinet Indonesia Maju, Dua Wajah Baru

    Ini Lima Menteri Perempuan di Kabinet Indonesia Maju, Dua Wajah Baru JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo memilih lima srikandi untuk mengisi kursi Kabinet Indonesia Maju. Tiga di antaranya wajah lama di Kabinet Kerja..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM