Serahkan Ganti Rugi Korban Penganiayaan, Kapolda Sumbar: Jadikan Ini Pelajaran


Kamis, 12 Desember 2019 - 20:54:21 WIB
Serahkan Ganti Rugi Korban Penganiayaan, Kapolda Sumbar: Jadikan Ini Pelajaran Kapolda Sumbar Irjen. Fakhrizal menyerahkan ganti rugi kepada orang tua korban di Mapolres Bukittinggi, Kamis (12/12). YURSIL

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM-Kapolda Sumbar menyerahkan ganti rugi kepada orang tua korban tahanan yang meninggal dunia akibat dianiaya oknum polisi di tahanan Polsek Kota Bukittinggi tahun 2012 silam.

Penyerahan ganti rugi sebesar Rp100,7 juta itu diserahkan langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal didampingi Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso kepada Alamsyahfudin (65) ayah almarhum Eric Alamsyah di Aula Mapolres Bukittinggi, Kamis (12/12).

Erick Alamsyah merupakan korban penganiayaan yang dilakukan beberapa oknum petugas kepolisian pada tahun 2012 silam. Dimana Eric Alamsyah yang waktu itu berumur 21 tahun adalah  tahanan yang ditangkap dalam kasus Curanmor. 

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal mengimbau, agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi petugas kepolisian.

 “Kita tidak berharap kejadian ini terulang kembali. Tangkapan itu ada SOP nya, namun jika ada kejadian kembali, tentunya akan ada sangsi terhadap petugas,” kata Fakhrizal kepada wartawan.

Kapolda menambahkan, kasus tersebut tidak hanya terjadi di Bukittinggi, namun ada juga di Pasaman, dan Sijunjung. “Untuk Pasaman sudah diserahkan ganti rugi sebesar Rp300 juta, untuk di Sijunjung akan kita serahkan hari Jumat di Mapolda Sumbar, itu ganti ruginya Rp 500 jutaan, nantinya keluarga korban akan didatangkan dari Sijunjung,” ujarnya.

Kapolda mengingatkan kepada petugas termasuk petugas yang ada di Polsek-polsek agar tidak ada lagi tahanan yang tewas. Kapolda menjelaskan jika penyerahan ganti rugi tersebut berdasarkan keputusan Mahkamah Agung (MA). “Yang jelas kita ada SOP nya, jangan sampai kejadian ini terulang kembali. Sebelum tugas saya berakhir di Polda Sumbar semua kasus akan diselesaikan," ungkapnya.

Sementara itu, Alamsyahfudin usai menerima ganti rugi berharap agar kasus yang menimpa almarhum anaknya tidak terjadi lagi dikemudian hari. 

“Dulu anak saya itu diajak sama temannya ke Bukittinggi, yang kita dapatkan informasi dia ditangkap karena terlibat kasus curanmor. Tahunya sudah meninggal, saya sangat menyayangkan kejadian ini, semoga tidak terulang lagi kejadian serupa,” ungkapnya.(h/ril)

Reporter : YURSIL /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]