Begini Ancaman Massa 212 Jika 15 Hari Sukmawati Tak Diproses


Jumat, 13 Desember 2019 - 19:27:42 WIB
Begini Ancaman Massa 212 Jika 15 Hari Sukmawati Tak Diproses Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHAALUAN.COM - Massa aksi dari Presidium Alumni 212 Jakarta Raya dan Front Pembela Islam (FPI) yang tergabung dalam Aksi Bela Islam Bela Rasulullah memberi tenggat waktu 15 hari bagi kepolisian untuk memproses hukum Sukmawati Soekarnoputri dan Gus Muwafiq terkait kasus dugaan penistaan agama.

Keputusan itu ditetapkan usai perwakilan massa aksi berdialog dengan pihak Mabes Polri terkait kejelasan kelanjutan kasus tersebut.

Wasekum PA 212 Fikri Bareno mengancam pihaknya untuk kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih besar untuk demonstrasi bila tuntutan itu tak dipenuhi kepolisian

"Tadi kita ketemu kemudian menyampaikan mohon Polri, dan penyidik dikasih waktu yamg ada. Karena beberapa tahap harus dipenuhi. Kita kira-kira dapat waktu 15 hari jawabannya," kata Fikri.

"Nah ini saya mau bertanya, kalau 15 hari waktunya ga ada yang menggembirakan kita tau tak diproses, siap kita berkumpul lagi?" lanjut Fikri kepada massa aksi.

"Siaaap," sahut massa aksi.

Fikri menyatakan bahwa Mabes Polri sudah memproses laporan yang diterima dari pelapor terkait kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan Sukmawati maupun Gus Muwafiq.

Ia pun menenangkan massa untuk bersabar hingga pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Ia meyakini aksi demonstrasi itu tak akan sia-sia karena sudah membela Nabi Muhammad.

"Apa yang kita perjuangkan hari ini. Insya Allah yang hadir, bahwa semuanya akan jadi saksi di hadapan Allah. Kita pernah berjuang membela Allah," tambahnya.

Sebelumnya, elemen massa dari PA 212 dan FPI berunjuk rasa di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (13/12) siang. Mereka menuntut kepolisian untuk mengadili Sukmawati Soekarnoputri, Gus Muwafiq hingga Ade Armando terkait dugaan kasus penistaan agama.

Aksi yang dilakukan setelah Salat Jumat itu, massa akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 16.15 WIB. Arus lalu lintas di Jalan Trunojoyo ke arah Jalan Wolter Mongosidi kembali dibuka untuk kendaraan.(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 07 Juli 2020 - 22:20:58 WIB

    Begini Protokol Kesehatan yang Harus Dipatuhi pada Pilkada 2020

    Begini Protokol Kesehatan yang Harus Dipatuhi pada Pilkada 2020 HARIANHALUAN.COM – Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam .
  • Rabu, 11 Maret 2020 - 23:03:50 WIB

    Roy Suryo Mundur dari Demokrat, Begini Alasannya

    Roy Suryo Mundur  dari Demokrat, Begini Alasannya JAKARTA,HARIANHALUAN.COK-Wakil Ketua Umum (nonaktif) Partai Demokrat, Roy Suryo, resmi mundur dari Partai Demokrat. Alasan mantan Menpora itu  murni ingin  independen dan kembali ke kampus..
  • Ahad, 08 Maret 2020 - 06:21:20 WIB

    Soal Dukungan Jadi Ketum Gerindra, Begini Tanggapan Sandiaga

    Soal Dukungan Jadi Ketum Gerindra, Begini Tanggapan Sandiaga JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno mengklaim beberapa Dewan Pimpinan Cabang (DPC) mendukungnya untuk maju sebagai calon ketua umum lewat kongres tahun ini..
  • Sabtu, 29 Februari 2020 - 21:33:04 WIB

    AHY-Ibas Dikabarkan Rebutan Kursi Ketua Umum, Begini Tanggapan Politikus Demokrat

    AHY-Ibas Dikabarkan Rebutan Kursi Ketua Umum, Begini Tanggapan Politikus Demokrat JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Partai Demokrat membantah tegas kabar dan pemberitaan kalau ada persaingan antara dua kader terbaik mereka, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dengan sang adik, Edhy Baskoro Yudhoyono alias Ibas..
  • Senin, 24 Februari 2020 - 18:01:05 WIB

    Masuk Bursa Capres 2024, Begini Respons Mahfud MD

    Masuk Bursa Capres 2024, Begini Respons Mahfud MD JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Nama Menko Polhukam Mahfud Md masuk dalam survei kandidat calon presiden (capres) 2024 Lembaga survei Indo Barometer. Mahfud mengatakan hasil survei itu masih prematur..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]