Wah..! Ahok Diberi 'Deadline' Sebulan, Ada Apa?


Sabtu, 14 Desember 2019 - 14:27:39 WIB
Wah..! Ahok Diberi 'Deadline' Sebulan, Ada Apa? Basuki Tjahaja Purnama

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan tenggat waktu 1 bulan terhadap Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk menyampaikan data lengkap mengenai 142 anak usaha perseroan.

Erick mengatakan, data mengenai anak usaha Pertamina itu harus dilaporkan kepadanya pada bulan Januari mendatang. Penyampaian data tersebut diperlukan, karena Erick tak mengetahui bidang apa saja yang dikerjakan anak usaha Pertamina itu.

"Ini saya minta juga untuk Komut dan Direksi, di rapat bulan Januari saya minta mapping 142 perusahaan ini usahanya apa? Terus bagaimana kesehatan perusahaannya?" ungkap Erick di kantor pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Jumlah anak usaha itu ia temukan ketika menggelar rapat perdana dengan Ahok dan juga Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

"Kemarin dengan Pertamina kan saya sudah mulai rapat bulanan dengan Komut dan Dirut Pertamina. Yang kemarin Pertamina juga kita rapatkan ternyata di Pertamina ada 142 perusahaan," terang dia.

Erick pun sangat menanti laporan dari Ahok dan Nicke mengenai 142 anak usaha tersebut. Ia juga secara tegas mengatakan bahwa anak usaha yang hanya diisi oleh oknum dan menggerogoti Pertamina akan ia sikat.

"Saya juga nggak mau nanti ternyata ya, mohon maaf yang seperti kemarin saya bicara, 142 perusahaan yang ada di Pertamina ini hanya oknum-oknum yang akhirnya menggerogoti Pertamina. Ini yang saya juga sudah minta laporan dari Dirut dan Komut," tutup Erick.(*)


 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 10 Januari 2020 - 08:37:29 WIB

    Wah..! KPK 'Ditantang' Lakukan OTT Sehebat-hebatnya

    Wah..! KPK 'Ditantang' Lakukan OTT Sehebat-hebatnya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan mempersilakan KPK melakukan proses penegakan hukum terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan beberapa.
  • Ahad, 22 Desember 2019 - 17:35:50 WIB

    Wah..! Sri Mulyani Sebut Ada Peran Megawati dalam Karir Internasionalnya

    Wah..! Sri Mulyani Sebut Ada Peran Megawati dalam Karir Internasionalnya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pernah berkiprah di dunia internasional. Jabatan tertinggi dari lembaga internasional yang pernah diembannya adalah Direktur Pelaksana Bank Dunia atau World B.
  • Rabu, 11 Desember 2019 - 16:45:34 WIB

    Wah..! Menag Jadikan Dirinya dan Luhut Contoh, Perkara Apa?

    Wah..! Menag Jadikan Dirinya dan Luhut Contoh, Perkara Apa? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi bercerita soal kedekatannya dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Cerita itu disampaikan saat membahas kerukunan um.
  • Senin, 09 Desember 2019 - 17:27:25 WIB

    Wah..! Ada Anggota TGUPP DKI Jakarta Rangkap Jabatan di 7 RSUD

    Wah..! Ada Anggota TGUPP DKI Jakarta Rangkap Jabatan di 7 RSUD JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - DPRD DKI Jakarta bakal mengusut gaji anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Achmad Hariyadi yang rangkap jabatan sebagai Dewan Pengawas di tujuh rumah sakit umum daerah (RSUD)..
  • Senin, 09 Desember 2019 - 16:59:02 WIB

    Wah..! PKS Sebut Jokowi 'Utang Mata' ke Novel

    Wah..! PKS Sebut Jokowi 'Utang Mata' ke Novel JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengingatkan Presiden Joko Widodo memiliki 'utang mata' ke penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Utang yang dimaksud itu terkait kasus p.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM