Indonesia dan Jepang Makin Mesra, Kok Bisa?


Sabtu, 14 Desember 2019 - 18:00:44 WIB
Indonesia dan Jepang Makin Mesra, Kok Bisa? Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Indonesia dan Jepang terus menjalin kerja sama dalam upaya pengembangan industri otomotif, termasuk mendorong percepatan produksi kendaraan ramah lingkungan.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui sinergi antara Kementerian Perindustrian RI dengan Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Perindustrian (Ministry of Economy, Trade and Industry/METI) Jepang.

"Mereka memberikan gambaran tentang pengembangan industri kendaraan listrik. Adapun yang kami bahas, antara lain mengenai kebijakan pengembangan industri otomotif kedua negara. Selain itu, tren dan aktivitas penggunaan kendaraan listrik serta pengembangan baterai di dunia," kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin RI, Harjanto pada acara The 2nd Indonesia - Japan Automotive Dialogue di Bali, Jumat (13/12/2019) kemarin, seperti rilis yang diterima detikcom.

Kegiatan ini diharapkan akan menjadi momentum bagi Indonesia dan Jepang saling berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai standardisasi dan regulasi teknis yang diimplementasikan di kedua negara. Salah satunya adalah pemanfaatan energi baru terbarukan (biofuel).

"Kami juga mendapatkan input dari mereka khususnya untuk implementasi B30. Misalnya, mereka memberikan masukan tentang bagaimana mendapatkan fuel yang berkualitas lebih baik. Contohnya, campuran Fatty Acid Methyl Ester (FAME)-nya itu ada proses lanjutan, sehingga akan menghasilkan proses hydrogenated vegetable oil," ujarnya.

Tidak sampai di situ, kedua belah pihak membicarakan terkait perkembangan investasi dan insentif untuk pengembangan industri kendaraan listrik. Apalagi, Indonesia - Jepang telah lama menjadi mitra strategis dalam menjalin kerja sama ekonomi.

Di sektor alat transportasi, Jepang merupakan investor terbesar di Indonesia sampai dengan triwulan III tahun 2019, dengan nilai sebesar Rp7,46 Triliun. Di sektor otomotif, Jepang juga adalah salah satu kisah sukses dari para investor yang ingin terus menanamkan modalnya di Tanah Air, di mana produsen otomotif jepang skala global telah menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik hingga ekspor.

"Kami sampaikan, pemerintah Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 dan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019, yang bertujuan mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik. Kami jelaskan secara komprehensif kepada mereka, sehingga bisa mendapatkan pemahaman yang jelas," paparnya.

Harjanto menambahkan, guna menarik investor dalam pengembangan kendaraan listrik ini, Pemerintah Indonesia akan memfasilitasi pemberian insentif fiskal seperti tax holiday. "Di antaranya kami fokus membidik investasi untuk pembuatan baterai, electric motor, dan power control unit, yang menjadi tiga komponen utamanya. Insentif tersebut diberikan sepanjang investasi mereka sekitar USD50 juta atau mereka melakukan proses industrialisasi di dalam negeri," imbuhnya.(*)
 


 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 16 Januari 2020 - 17:47:25 WIB

    Indonesia Rugi Rp 629 Miliar Gegara Netflix

    Indonesia Rugi Rp 629 Miliar Gegara Netflix JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Netflix telah hadir di Indonesia sejak Januari 2016. Selama itu pula, layanan video on demand tersebut bikin rugi negara sebesar Rp 629,76 miliar..
  • Rabu, 15 Januari 2020 - 15:41:50 WIB

    Jumlah Orang Miskin di Indonesia Sebanyak 24,79 Juta Jiwa

    Jumlah Orang Miskin di Indonesia Sebanyak 24,79 Juta Jiwa NASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah orang miskin di Indonesia pada September 2019 sebanyak 24,79 juta orang. Jumlah itu turun tipis 0,19 persen dibanding jumlah orang miskin pada Maret 20.
  • Ahad, 12 Januari 2020 - 10:30:13 WIB

    Uang Elektronik Asal China Resmi Beroperasi di Indonesia

    Uang Elektronik Asal China Resmi Beroperasi di Indonesia MAKASSAR, HARIANHALUAN.COM - Dua uang elektronik asal China, yakni WeChat Pay dan AliPay sempat ramai diperbincangkan karena bisa digunakan sebagai alat transaksi di Indonesia. Saat itu transaksi yang dilakukan adalah ilegal,.
  • Jumat, 10 Januari 2020 - 19:57:51 WIB

    Agresif! Nilai Perdagangan Jepang-Indonesia Tembus US$ 23,85 Miliar

    JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- "Indonesia menyambut baik komitmen Jepang untuk terus menjadi mitra kunci pembangunan sektor prioritas Indonesia," demikian ditegaskan Menlu RI kepada Menlu Jepang Motegi Toshimitsu dalam pertemua.
  • Selasa, 07 Januari 2020 - 11:48:40 WIB

    Wow..! Rupanya Nilai Ekspor Indonesia Jeblok 7,6%

    Wow..! Rupanya Nilai Ekspor Indonesia Jeblok 7,6% JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-  Indonesia mengalamai penuran nilai ekpor  pada 2019  dibandingkan 2018.  Besarannya mencapai  7,6%..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM