Politisi NasDem Sebut Anies Tak Cocok Jadi Presiden


Ahad, 15 Desember 2019 - 08:54:58 WIB
Politisi NasDem Sebut Anies Tak Cocok Jadi Presiden Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Partai NasDem mengomentari pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menekankan pentingnya narasi dalam menjalankan sebuah aksi. Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago balik menyindir Anies dengan menyebut bahwa akademisi tak cocok menjadi kepala daerah, apalagi presiden.

"Begini, itulah bedanya pendidik dan tukang kayu atau pengusaha. Pendidik bicara teori, sedangkan tukang kayu action (kerja). Makanya banyak ilmuwan atau akademisi nggak cocok jadi politisi atau jadi pimpinan wilayah, daerah, apa lagi presiden," kata Irma kepada wartawan, Sabtu (14/12/2019).

Anies sendiri diketahui pernah menjabat sebagai rektor Universitas Paramadhina. Dia juga menginisiasi gerakan Indonesia Mengajar.

Kembali ke Irma. Dia lalu menjelaskan mengapa akademisi tidak cocok menjadi kepala daerah. Menurutnya, karena akademisi harus lebih dulu membuat narasi. Sementara seorang pemimpin dituntut bekerja cepat.

"Kenapa (akademisi nggak cocok jadi kepala daerah)? Karena rata-rata mereka bicara teori dan juga mengadvokasi, sehingga ketika diminta jadi pemimpin atau jadi pimpinan kurang cocok, karena akan jadi lamban (karena harus bikin narasi lebih dulu dan lain-lain, juga kurang berani/banyak pertimbangan). Sedangkan menjadi pimpinan atau pemimpin selain harus cepat, juga harus berani," sebutnya.

Irma juga berpandangan bahwa seorang pendidik tak biasa kerja dengan tim. Hal itu juga yang menurutnya menjadi penyebab mengapa pendidik tidak cocok menjadi pemimpin.

"Seorang pemimpin selain harus berani, tentu juga punya perhitungan yang matang dalam mengambil keputusan, karena mereka juga gunakan SWOT (strength, weakness, opportunities, dan threats) dalam melaksanakan program kerja," ujar Irma.

"Pemimpin tidak bekerja sendiri. Pemimpin punya tim, sementara pendidik biasanya one man show. Itu kenapa jadi kurang maksimal ketika beralih fungsi jadi politisi atau pemimpin. Karena pendidik terbiasa memberi saran dan dimintai saran," imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menekankan pentingnya kata-kata dalam menjalankan sebuah aksi. Anies menegaskan aksi dan karya harus disertai narasi.

"Jangan pernah remehkan kata-kata, ini semua disampaikan pakai kata-kata, kalau kata-kata nggak penting, tutup online itu, media tutup, TV tutup, karena di situ ada pesan dengan naratif, jadi teman-teman ini harus diwujudkan ujungnya pada aksi, jangan sampai action tanpa narasi, you go nowhere," kata Anies saat bicara di depan para milenial di acara Milenial Fest 2019 di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Sabtu (14/12).(*)


 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 24 Desember 2019 - 16:57:03 WIB

    Jelang Pilkada Tanah Datar, Politisi Demokrat Arkadius Dt Intan Bano Mendaftar ke Hanura

    Jelang Pilkada Tanah Datar, Politisi Demokrat Arkadius Dt Intan Bano Mendaftar ke Hanura TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM - Politisi ulung Demokrat Arkadius Dt Intan Bano mendaftar di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura sebagai Balon Bupati Tanah Datar periode 2021-2026, Selasa (24/12)..
  • Senin, 14 Oktober 2019 - 20:37:44 WIB

    Mekanisme Pemilihan Presiden Disebut Politisi Boleh Diubah

    Mekanisme Pemilihan Presiden Disebut Politisi Boleh Diubah Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR Ahmad Ali menganggap perubahan mekanisme pemilihan calon presiden-wakil presiden melalui amendemen UUD 1945 bukan hal yang tabu. Menurutnya, itu bisa saja dilakukan jika masyarakat tak in.
  • Selasa, 27 Agustus 2019 - 21:31:23 WIB

    Politisi PDIP: Pemindahan Ibu Kota Tak Segampang Dibayangkan

    Politisi PDIP: Pemindahan Ibu Kota Tak Segampang Dibayangkan JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Politisi PDIP Junimart Girsang mengungkapkan bahwa DPR hanya menerima surat pemberitahuan dari Presiden Jokowi tentang rencana pemindahan ibu kota negara ke Penajam dan Kutai Kartanegara, Kalimantan.
  • Rabu, 08 Mei 2019 - 20:54:10 WIB

    Politisi Nasdem Nilai Ucapan Wiranto Tak Bijak

    Politisi Nasdem Nilai Ucapan Wiranto Tak Bijak JAKARTA,HARIANHALUAN - Anggota Komisi I DPR RI Bachtiar Aly menyayangkan pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Wiranto terkait akan menutup akun media sosial (medsos) yang memuat konte.
  • Senin, 02 April 2018 - 00:15:36 WIB

    Politisi Senior: Fadly Amran Pilihan Terbaik

    Politisi Senior: Fadly Amran Pilihan Terbaik Darul Siska yang sudah malang melintang di kancah perpolitikan nasional dan kini menjabat Wakil Ketua DPP Partai Golkar Koordinator Wilayah Sumatera meyakini kalau Fadly memiliki keinginan yang kuat untuk membangun Padang Pan.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM