MKD DPR Persilakan Andre Laporkan Istri Gubernur Sumbar soal 'Tembak Mati'


Ahad, 15 Desember 2019 - 11:37:32 WIB
MKD DPR Persilakan Andre Laporkan Istri Gubernur Sumbar soal 'Tembak Mati' Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Respons istri Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Nevi Zuariana, atas manuver Gerindra Sumbar menginisiasi hak interpelasi terhadap Gubernur Irwan Prayitno bikin heboh. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) meminta anggota Komisi VI itu mengklarifikasi pernyataan 'tembak mati' yang ditujukan untuk rekannya di DPR, Andre Rosiade.

"Ya tentu silakan diberikan klarifikasi sehingga tidak ada hal-hal yang membuat masyarakat merasa tidak nyaman dengan pernyataan itu. Tapi kalau misalnya ada pernyataan itu kan pernyataan yang emosional dan tidak pada tempatnya dan tidak ada maknanya. Itu hanya ungkapan emosional aja. Itu yang harus dijaga," kata Wakil Ketua MKD, Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Minggu (15/12/2019).

Saleh mengatakan, sesama anggota DPR harus saling menghormati dan menjaga tata krama serta etika dalam berbicara. Menurutnya, tak seharusnya Nevi mengeluarkan pernyataan yang emosional.

"Tentu kita harus saling menghormati di DPR itu ya. Sesama anggota DPR memang harus menjaga tata krama dan etika berbicara, sehingga tidak menyakiti seseorang atas pernyataan yang disampaikan. Kedua kita menyayangkan jika ada ungkapan-ungkapan yang disampaikan berlebihan terkait dengan tanggapan suatu masalah," katanya.

Lagipula, menurut Saleh, apa yang disampaikan Andre terkait kinerja Irwan masih dalam konteks menjalankan tugas sebagai anggota DPR. "Kalau menurut saya sebetulnya apa yang disampaikan Andre itu masih dalam konteks tugasnya, tugas pengawasan pejabat publik dalam hal ini anggota DPR. Jangankan anggota DPR, masyarakat pun boleh menyampaikan jika dirasa ada yang salah," ujar Saleh.

Politikus PAN itu pun mempersilakan jika Andre kemudian melaporkan Nevi ke MKD. Saleh mengatakan pihaknya siap memproses sesuai mekanisme yang ada jika memang nantinya Andre melaporkan Nevi.

"Ya misalnya kalau ada yang merasa dirugikan dengan hal itu ya dilaporkan saja. Nanti kan ada mekanismenya yang harus diikuti dan dilalui di MKD. Kalau misalnya merasa dirugikan ya monggo saja. Tapi kalau misalnya tidak ada yang merasa dirugikan ya kita tidak terlalu pro-aktif ya untuk misalnya langsung memanggil atau memeriksa. Karena kita kan belum tahu landasannya juga. Mesti ada landasannya," tuturnya.

Saat ini beredar screenshot percakapan di sebuah grup WhatsApp (WA) yang berisi pernyataan bernada ancaman yang dilontarkan oleh Nevi.

"Maunya apa sich andre itu laporan pak guspardi gaus krn datang tidak dilayani pemda sdg sibuk jangan ikut ikut kalau nggak ngerti masalah kelakuan andre ini buat jelek nama gerindra di sumbar kalau ada yang tembak mati andre di sumbar ibu nggak mau tanggung jawab banyak pendukung bapak di sumbar kasihan keluarga kalau andre kelakuan spt LSM begini. Padahal ang dewan terhormat," demikian tulis Nevi di grup WA bernama TF Politik Hukum Hankam A seperti yang dilihat, Minggu (15/12/2019). Nevi juga meminta admin grup itu mengeluarkan Andre dari grup.

Screenshot chat itu tersebar di kalangan netizen Sumbar, baik di sejumlah grup WA ataupun Facebook, sejak Sabtu (15/12). Tentu saja penyebaran chat ini membuat hangat suasana politik lokal. Sejumlah netizen membuat posting-an di akun medsosnya mengkritik kata-kata tersebut.

Nevi sudah dihubungi soal chat tersebut. Namun politikus PKS tersebut belum memberi pernyataan.

"Bentar saya jawab, ya," ujar Nevi saat dihubungi Sabtu (14/12) sekitar pukul 22.00 WIB. Hingga pagi ini, Nevi, yang beberapa kali dihubungi, belum memberi pernyataan.

Nevi saat ini duduk di Komisi VI DPR. Artinya, dia satu komisi dengan Andre Rosiade.(*)
 

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 18 November 2015 - 19:41:26 WIB

    Menteri ESDM Serahkan Rekaman ke MKD

    SOAL MENCATUT NAMA PRESIDEN

    JAKARTA, HALUAN — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said menyerahkan rekaman percakapan antara Ketua DPR Setya Novanto, pe­ngusaha yang.

  • Selasa, 17 November 2015 - 19:08:57 WIB

    MKD Diminta Lebih Tegas

    USUT KASUS SETYA NOVANTO

    JAKARTA, HALUAN — Mahkamah Ke­hor­matan Dewan (MKD) DPR kembali diuji dalam menangani kasus yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto. Di kasus dugaan pen­catutan nama .

  • Senin, 16 November 2015 - 19:53:10 WIB

    Menteri ESDM Lapor ke MKD

    SOAL POLITISI MINTA SAHAM FREEPORT UNTUK PRESIDEN

    JAKARTA, HALUAN — Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR sudah mendapat laporan dari Menteri ESDM Sudirman Said soal politisi yang meminta jatah ke .

  • Kamis, 17 September 2015 - 19:48:32 WIB

    Ketua MKD Datangi Sekjen DPR

    SOAL KASUS NOVANTO-TRUMP

    JAKARTA, HALUAN — Sekjen DPR Winan­tuning­tyastiti tidak memenuhi panggilan Mahkamah Kehor­matan Dewan (MKD) soal kasus Novanto-Trump. MKD akhirnya be.

  • Jumat, 21 Agustus 2015 - 19:56:21 WIB

    Fahri Hamzah Akan Diadukan ke MKD

    SOAL SEBUTAN DPR BELOON

    JAKARTA, HALUAN — Ang­gota DPR dari Fraksi Partai Hanura, Inaz Nasruloh Zubir, akan mengadukan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah ke.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]