Stop Rasis! India Diguncang Aksi Protes UU Kewarganegaraan anti-Muslim


Senin, 16 Desember 2019 - 11:08:11 WIB
Stop Rasis! India Diguncang Aksi Protes UU Kewarganegaraan anti-Muslim Aksi protes UU Kewarganegaraan anti-Muslim. Aksi protes ini berawal dari pengesahan UU Kewarganegaraan yang berisi pemberian kewarganegaraan India berdasarkan agama, kecuali agama Islam. Foto: AP Photo

DELHI, HARIANHALUAN.COM- Aksi protes penentangan terhadap Undang-Undang Kewarganegaraan India yang dinilai Rasis,  terus berlanjut kendati korban sudah berjatuhan.

Ratusan aktivis anti-rasis dan gabungan Mahasiswa  terlibat bentrok  dengan polisi India dalam gelombang unjuk rasa pada hari kelima, Minggu sore.Pemerintah setempat memerintahkan semua kampus dan sekolah di Delhi tenggara ditutup mulai  Senin ini (16/12). Namun hal  itu  diduga tidak akan mampu meredam berlanjutnya  aksi  anti-UU Rasis.

Polisi menggunakan pentungan dan menembakkan gas air mata ke arah para demonstran, pada Minggu. Seorang saksi mata mengatakan kepada Reuters, petugas menyerbu halaman kampus untuk menghalau para pengunjuk rasa yang berlarian ke arah kampus.


Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh polisi mendapatkan kecaman dari beberapa mahasiswa dan pejabat kampus. 

Seorang mahasiswa, Tehreem Mirza mengatakan, para mahasiswa berlindung di perpustakaan setelah polisi menembakkan gas air mata ke dalam kampus. Sementara, staf pengajar senior di Universitas Jamia Millia Islamia, Waseem Ahmed Khan mengatakan, polisi memasuki kampus dengan paksa.

“Polisi telah memasuki kampus dengan paksa, tidak ada izin yang diberikan. Staf dan mahasiswa kami dipukuli dan dipaksa untuk meninggalkan kampus,” ujar Khan. (rep/rtr)

loading...
 Sumber : rep-rtr /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 11 Juni 2020 - 12:00:51 WIB

    Patung Christopher Columbus tak Berkepala Usai Demo Anti-rasialisme

    Patung Christopher Columbus tak Berkepala Usai Demo Anti-rasialisme HARIANHALUAN.COM - Sebuah patung Christopher Columbus di Boston, Amerika Serikat (AS), ditemukan telah dipenggal kepalanya. Aksi vandalisme ini terjadi saat marak seruan pemusnahan patung-patung yang mengenang penjajah dan to.
  • Rabu, 15 April 2020 - 21:17:52 WIB

    Maaf Trump! Inggris Tak Ikutan Stop Pendanaan ke WHO

    Maaf Trump! Inggris Tak Ikutan Stop Pendanaan ke WHO INTERNASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Inggris meyakini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memiliki peran penting dalam penanganan pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Inggris tidak akan meniru langkah Pemerintah Amerika S.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]