Begini Modus Kepala Daerah Cuci Uang di Kasino


Senin, 16 Desember 2019 - 13:03:54 WIB
Begini Modus Kepala Daerah Cuci Uang di Kasino Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Badaruddin mengatakan pencucian uang via kasino jadi modus baru yang terendus pihaknya tahun ini. Dia bilang ada dua cara yang digunakan oknum kepala daerah dalam modus ini.

"Menyimpannya (uang) betul dalam rekening kalau dia mau main dia tarik. Atau juga menyimpannya dalam bentuk membelikannya dalam koin," kata Badaruddin saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (16/12).

Badaruddin menyampaikan detail, pelaku menukarkan uang hasil kejahatan dengan koin kasino di negara-negara tertentu. Kemudian mereka menunggu hingga jam operasi kasino berakhir untuk kembali menukarkan koin ke dalam bentuk uang tunai.

Para oknum kepala daerah itu akan mendapat uang tunai plus tanda terima dari kasino. Setelah itu, tumpukan uang tunai itu diboyong ke Tanah Air dengan status legal.

"Nah itu nanti dia bisa menggunakan uangnya, masuk ke kita dan jadikan bukti bahwa receipt (tanda terima) itu adalah uang itu berasal dari main judi. Main judi kan di negara-negara tertentu legal, tidak melanggar hukum," ujar dia.

Badaruddin menambahkan pihaknya saat ini belum bisa membeberkan secara detail siapa saja yang melakukan pencucian uang ini. 

"Sekarang tidak mungkin saya kasih tahu siapa, di mana, nanti hilang semua ini. Kita cuma memberikan efek jangan sampai berbondong-bondong lagi lah orang main (judi) ke luar negeri, kecuali duitnya sendiri," ucapnya.

Sebelumnya, PPATK menemukan sejumlah transaksi kepala daerah yang menyimpan uang senilai Rp50 miliar dalam rekening permainan kasino luar negeri. Pernyataan itu ia sampaikan dalam Refleksi Akhir Tahun di Kantor PPATK, Jakarta, Jumat (13/12).

Mendagri Tito Karnavian merespons pernyataan itu dengan rencana menemui PPATK guna mendapat informasi lebih lengkap.

"Minggu depan kami akan koordinasikan ke PPATK," ucap Tito usai menghadiri Mukernas V PPP di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta pada Sabtu (14/12).(*)

loading...
 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 24 September 2020 - 15:07:36 WIB

    Nama Sumbar Usul Diubah Jadi Minangkabau, Begini Tanggapan Kemendagri

    Nama Sumbar Usul Diubah Jadi Minangkabau, Begini Tanggapan Kemendagri HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon mengusulkan perubahan nama provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menjadi Minangkabau. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengatakan pergantian sebuah nama provinsi membutuhk.
  • Selasa, 22 September 2020 - 12:41:04 WIB

    Ada Suara Tertawa di Pemakaman COVID-19, Begini Reaksi Warganet

    Ada Suara Tertawa di Pemakaman COVID-19, Begini Reaksi Warganet HARIANHALUAN.COM - Media sosial dihebohkan dengan prosesi pemakaman jenazah dengan protokol COVID-19. Yang membuat video viral itu mencuat terdengarnya suara tertawa saat prosesi pemakaman tersebut. .
  • Selasa, 22 September 2020 - 09:19:07 WIB

    Jangan Diturunkan ke Dagu, Begini Cara Buka dan Tutup Masker yang Benar

    Jangan Diturunkan ke Dagu, Begini Cara Buka dan Tutup Masker yang Benar HARIANHALUAN.COM - Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus bergerak dalam meningkatkan pembangunan kualitas manusia Indonesia. Di tengah Pandemi Covid-19 seperti sekarang, peran tersebut.
  • Rabu, 16 September 2020 - 09:06:30 WIB

    Andre Rosiade Minta Ahok Dicopot dari Pertamina, Begini Awal Mulanya

    Andre Rosiade Minta Ahok Dicopot dari Pertamina, Begini Awal Mulanya HARIANHALUAN.COM - Andre Rosiade meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok dari jabatan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero). Andre menilai Ahok telah membuat Pertamina ga.
  • Jumat, 11 September 2020 - 09:22:34 WIB

    Selama PSBB Total, Begini 'Nasib' Restoran di Jakarta

    Selama PSBB Total, Begini 'Nasib' Restoran di Jakarta HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kota Jakarta Pusat segera memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali ke awal pada Senin (14/9) mendatang. Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara mengatakan, akan memberlakuka.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]