Dikupak Maling, Warga Perumahan Mato Air Resident Kehilangan 51 Emas


Senin, 16 Desember 2019 - 21:46:50 WIB
Dikupak Maling, Warga Perumahan Mato Air Resident Kehilangan 51 Emas Salah seorang tukang memperbaiki rumah milik Pen yang dikupak pencuri di perumahan Mato Air Resident. Pemilik rumah mengalami kerugian 51 emas murni, Senin (16/12). YURSIL.

AGAM, HARIANHALUAN.COM-Seorang warga perumahan Mato Air Resident Jorong III Kampuang Negari Gadut Kec. Tilatang Kamang mengalami kerugian sebesar 51 emas murni atau sekitar Rp80 juta setelah rumahnya dikupak pencuri, Senin (16/12) siang.

Informasi yang diperoleh Haluan di TKP menyebutkan, pencuri memasuki rumah milik Pen lewat pintu samping atau melalui pintu garasi dengan cara mengupak kunci pintu.

Kemudian, pencuri memasuki ruang tamu dan kamar utama yang tidak dikunci.  Pencuri mengacak acak seluruh isi kamar termasuk lemari. Emas murni itu ditemukan di dalam lemari yang disimpan dalam kotak.

Kepala Keamanan Mata Air Jorong III Kampuang Negari Gadut Dedi Alfira mengatakan, rumah milik Pen itu siangnya dalam kondisi tidak berpenghuni karena suami istri itu bekerja di Bukittinggi.

"Suami istri itu baru dua hari ini pindah ke rumah itu, tapi hari ini dia kemalangan. Korban tidak mau melaporkan kasus pencurian itu ke pihak berwajib. Akhirnya korban lebih baik memperbaiki pintu yang dirusak dari pada melaporkan" kata Dedi.

Ia menambahkan, kemungkinan korban enggan melaporkan karena selama ini kasus pencurian di daerahnya itu banyak yang tidak terungkap oleh pihak kepolisian.

"Kemudian hari Jumat lalu, heller atau mesin golongan padi di Mata Air dikupak pencuri. Pencuri berhasil membawa beras sebanyak 400 kg atau senilai Rp5 juta, korban juga tidak melaporkan kasus tersebut ke Polisi," tambah Dedi.

Masih bulan ini juga terangnya, kotak amal mesjid Baiturahman juga menjadi sasaran pencuri. Kasus pencurian kotak amal di mesjid Baiturahman itu sudah yang ke tiga kalinya tidak sedikit kerugian yang dialami jamaha mesjid itu, pada hal mesjid tersebut telah dipasang CCTV namun pelakunya belum terungkap.

"Sebelumnya, telah terjadi 5 kasus pencurian rumah dengan modus mengincar rumah kosong, semua kasus pelakunya tidak tertangkap," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Tilatang Kamang Iptu. Lirman ketika dihubungi Haluan melalui selular mengakui bahwa laporan 3 Kasus pencurian itu tidak diterimanya, namun untuk kasus pencurian emas anggotanya akan turun ke TKP.

"Kami tidak menerima laporan tiga kasus pencurian itu, Saya tidak tahu kenapa masyarakat enggan melaporkan, pada hal saya selalu menghimbau masyarakat bahwa kami siap menerima laporan," ungkap Lirman.(h/ril)

loading...
Reporter : YURSIL /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]