Akhirnya, IP Klarifikasi Chat Istri Soal 'Tembak Mati'


Selasa, 17 Desember 2019 - 14:38:36 WIB
Akhirnya, IP Klarifikasi Chat Istri Soal 'Tembak Mati' Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno akhirnya buka suara soal heboh chat istrinya, Nevi Zuairina, yang bicara 'kalau ada yang tembak mati Andre'. Irwan menegaskan chat itu hanya perumpamaan.

"Pertama, itu adalah percakapan di grup WA, terbatas untuk kelompok mereka di grup WA tersebut, bukan untuk publik. Yang jadi masalah, diarahkan ke publik. Itu pertanyaan," kata Irwan di acara Launching Rencana Merger Bank Perkreditan Rakyat di Sumatera Barat, Selasa (17/12/2019).

Istrinya, kata Irwan, hanya ingin meluruskan komentar Andre yang salah. Andre, kata Irwan, membelokkan fakta bahwa dirinya ditegur Kemendagri karena ke luar negeri. Padahal, yang benar, masih kata Irwan, dirinya ditegur Kemendagri karena tak ada di tempat saat Komisi II DPR berkunjung. Lebih jauh soal teguran itu, dia mengatakan sudah mengantongi izin Kemendagri untuk tak berada di Sumbar saat Komisi II DPR datang.

"Andre, janganlah gaya LSM, kan kenapa. Ngomongnya nggak cocok. Yang diposting adalah peringatan Mendagri pada saya terkait Komisi II datang kemari saya tidak ada, Wagub tidak ada, Sekda tidak ada. Tapi kenapa komentarnya teguran saya ke luar negeri. Nyambung nggak tuh? Itulah yang isteri saya komentari," sambung pendiri PKS ini.

Dia menegaskan istrinya tak mengancam Andre Rosiade. Istrinya hanya ingin mengingatkan data yang salah.

"Bukan ancaman. Bahasa itu perumpamaan, jangan dijadikan itu... Semangatnya itu kan komentar Andre itu nggak cocok antara posting dan komentar. Janganlah gaya LSM. Orang jadi marah, nah Pak Gub ini punya pendukung. Jadi marah. Nah, wajar kan? Karena yang diomongin nggak bener. Kalau diomongin bener, ya nggak perlu marah," ujarnya.

"Tapi Andre sebagai apa? Kalau DPRD Provinsi ke saya boleh. Saya mitra DPRD Provinsi. Mestinya Andre itu DPR RI yang dikritik itu menteri, presiden. Kalau sebagai Ketua DPD Gerindra, itu lewat anggota DPRD Gerindra," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, beredar screenshot percakapan di sebuah grup WhatsApp (WA) yang berisi pernyataan bernada ancaman yang dilontarkan oleh Nevi.

"Maunya apa sich andre itu laporan pak guspardi gaus krn datang tidak dilayani pemda sdg sibuk jangan ikut ikut kalau nggak ngerti masalah kelakuan andre ini buat jelek nama gerindra di sumbar kalau ada yang tembak mati andre di sumbar ibu nggak mau tanggung jawab banyak pendukung bapak di sumbar kasihan keluarga kalau andre kelakuan spt LSM begini. Padahal ang dewan terhormat," demikian tulis Nevi di grup WA bernama TF Politik Hukum Hankam A seperti yang dilihat, Minggu (15/12/2019). Nevi juga meminta admin grup itu mengeluarkan Andre dari grup. (*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]