Aksi Tiga Pencuri Gas Elpiji di Tilatang Kamang Terekam CCTV


Selasa, 17 Desember 2019 - 19:27:17 WIB
Aksi Tiga Pencuri Gas Elpiji di Tilatang Kamang Terekam CCTV TEREKAM CCTV - Tiga pelaku pencurian gudang Gas Elpiji di Mata Air Jorong III Kampuang Nagari Gadut Kec. Tilatang Kamang, Selasa (17/12). YURSIL

AGAM, HARIANHALUAN.COM - Hanya berselang satu hari dari kasus pencurian 51 emas murni, kini kasus serupa kembali terjadi di gudang Gas Elpiji milik Amril yang dikupak pencuri di Mato Air, Jorong III Kampuang Nagari Gadut Kec. Tilatang Kamang, Selasa (17/12) dini hari.

Hasil rekaman dari CCTV memperlihatkan 3 orang pelaku berhasil mengupak pintu rolling door tersebut dengan gunting besi dan linggis. Sekawanan pencuri tersebut berhasil mengondol sebanyak 12 tabung gas elpiji dengan waktu aksi hanya 3 menit.

Kasus pencurian gas elpiji itu diketahui pemilik pagi harinya ketika akan membuka gudang. Mengetahui tabung gas telah raib dari gudang, pemilik melaporkan kasus tersebut ke Polsek Tilatang Kamang.

Kasus pencurian di wilayah itu bukan kali pertama terjadi, namun telah berulang kali, akan tetapi aparat kepolisian belum mampu mengungkap kasus tersebut sehingga warga setempat menjadi resah.

Dari penelusuran Haluan, setidaknya pada bulan Desember ini saja telah 4 kali kasus pencurian terjadi namun belum satu pun pelakunya tertangkap. Dari 4 kasus itu hanya satu kasus yang dilaporkan yakni kasus pencurian gas elpiji.

Sedangkan kasus pencurian beras di heller (gudang pengilinggan padi) kerugian 400 kg senilai Rp5 juta dan Kasus pencurian kotak amal mesjid Baiturahman serta kasus pencurian 51 emas murni di perumahan Mato Air tidak dilaporkan korban.

Informasi yang diperoleh Haluan mengatakan, korban enggan melaporkan karena kasus kasus yang dilaporkan sebelumnya tidak pernah diungkap sehingga masyarakat kecewa.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat Gani Purnama mengaku kecewa atas kinerja pihak kepolisian karena belum mampu menangkap pelaku pencurian selama ini.

"Sebelum sebelumnya sudah banyak kasus pencurian yang dilaporkan korban ke Polsek Tilatang Kamang, namun tidak satu pun pelaku yang tertangkap. Untuk kasus yang baru baru ini korban malas melapor karena pelakunya tidak akan tertangkap juga," kata Gani Purnama.

Sementara itu, Kapolsek Tilatang Kamang Iptu Lirman ketika dihubungi Haluan sangat menyayangkan korban maupun warga tidak mau melapor ke kantor polisi.

"Saya sudah menghimbau warga agar mengaktifkan kembali ronda malam tetapi warga di sana tidak mau dan tidak peduli. Mereka tidak mau diajak bekerja sama," ungkap Lirman. (h/ril)

 

 

loading...
Reporter : Yursil /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]