Apa Benar MSG Bikin Otak jadi ‘Lemot’?


Rabu, 18 Desember 2019 - 17:44:50 WIB
Apa Benar MSG Bikin Otak jadi ‘Lemot’? Ahmad Tarmizi

Monosodium glutamat atau yang biasa dikenal dengan sebutan MSG merupakan salah satu bahan yang sering digunakan sebagai bahan masakan yang dapat membuat makanan tambah sedap dan nikmat. Namun, banyak yang bilang penyedap rasa ini bias bikin otak jadi ‘lemot’. Untuk itu, mari kita mengenal lebih jauh mengenai monosodium glutamat alias MSG ini.

 

Tulisan: Ahmad Tarmizi

Mahasiswa UIN IB Padang

Monosodium glutamate terdiridari air, natrium, dan glutamat. Glutamat sebenarnya juga terkandung dalam susu, keju, daging, ikan, dan pada beberapa sayuran. Nah, kandungan glutamate inilah yang membuat makanan terasa lebih nikmat. Kandungan asam glutamat yang terdapat pada penyedap rasa akan membuat sel-sel saraf otak lebih aktif dan menciptakan rasa nikmat pada makanan.

Apa benar makan MSG bikin otak jadi ‘lemot’?

Selama ini kebanyakan efek samping yang dilaporkan setelah mengkonsumsi makanan yang mengandung MSG memang terjadi pada system saraf di otak. Karena itu, MSG secara tidak langsung bias membuat seseorang jadi ‘lemot’.

Fungsi kognitif otak antara lain adalah berpikir secara logis, mengambil keputusan, merekam informasi kedalam ingatan, menyelesaikan masalah, dan menjaga konsentrasi.

Lalu apa hubungannya penyedap rasa dengan kemampuan otak manusia?

Begini, di otak ada banyak saraf yang bertugas sebagai penerima rangsangan. Saraf-saraf yang bertugas untuk menerima rangsangan disebut reseptor. Letaknya yaitu dibagian otak bernama hipotalamus.

Glutamat dalam penyedap rasa punya banyak reseptor yang ada di hipotalamus. Karena itu, efek kebanyakan glutamat di otak bias membahayakan.

Reseptor-reseptor dalam otak jadi terstimulasi (terangsang) secara berlebihan akibat kadar glutamat yang tinggi. Bila terus-terusan terjadi, alhasil aktivitas reseptor yang berlebihan malah bias sebabkan kematian neuron.Neuron sendiri adalah sel-sel saraf di otak.

Padahal, neuron berperan sangat penting untuk menjalakan fungsi kognitif otak. Kematian neuron berarti fungsi kognitif otak akan menurun alias ‘lemot’. Selain itu, monosodium glutamate juga memiliki efek buruk lainnya bagi system saraf, yang akan menyebabkan timbulnya sakit kepala, insomnia, dan kelelahan.

Ditambah lagi, monosodium glutamate juga dapat menimbulkan gejala-gejala depresi dan kecemasan.

Hal tersebut tentu dapat mempengaruhi kinerja seseorang dan dapat berdampak negatif.

Intinya, jangan kebanyakan pakai penyedap rasa. Efek penyedap rasa alias MSG pada kemampuan kognitif otak memang tidak terjadi dalam sekejap. Namun, kalau Anda terbiasa pakai banyak MSG dalam makanan sehari-hari, lama-lama efeknya pun akan menumpuk. Oleh karena itu, usahakan untuk tidak pakai penyedap rasa dalam makanan.

Bila Anda ingin menambahkan aroma dan rasa yang lebih kuat, lebih baik pakai rempah-rempah alami seperti kunyit, jahe, lada, cengkeh, kayu manis, kemiri, dan ketumbar. (*)

 

 


 Sumber : opini /  Editor : Heldi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM