Wagub Ajak BWI Sumbar Maksimalkan Potensi Wakaf


Kamis, 19 Desember 2019 - 00:57:50 WIB
Wagub Ajak BWI Sumbar Maksimalkan Potensi Wakaf Ketua Pelaksana BWI Pusat, Prof. HM. Nuh, berbincang dengan Wagub Sumbar Nasrul Abit, di sela pengukuhan Pengurus BWI Sumbar di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (18/12). IST/HUMAS

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Guna memaksimalkan perwakafan di Sumbar, Badan Wakaf Indonesia (BWI) mengukuhkan kepengurusan BWI Provinsi Sumbar periode 2019-2022. Pembentukan BWI hingga ke seluruh pelosok nusantara diharapkan dapat memajukan dan mengembangkan perwakafan Nasional. 

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, yang didapuk sebagai Dewan Pertimbangan BWI Sumbar, usai dilantik mengingatkan, agar pengurus BWI Sumbar dapat melakukan pengelolaan uang wakaf dengan sebaik-baiknya, sesuai aturan yang berlaku. Sebab, wakaf harus dipertanggungjawabkan kepada semua pihak.

“Seluruh pengurus agar sama-sama bergerak dan bekerja sehingga memperoleh hasil yang maksimal. Saya siap mengemban bentuk penugasan yang berkenaan dengan wakaf ini,” sebut Nasrul Abit. 

Nasrul Abit meyakini, pertumbuhan wakaf ke depan akan lebih baik jika pengurus terpilih dapat merancang program kerja dan langkah-langkah yang bernas untuk memaksimalkan potensi wakaf, serta mengupayakan sosialisasi yang maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat. 

“Selama ini, masyarakat mengetahui wakaf itu hanya berbentuk benda atau tanah. Dengan adanya informasi terbaru tentang wakaf tunai dalam bentuk uang, tentu ini menjadi sebuah kabar yang menggembirakan,” sebutnya lagi.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Dewan Pertimbangan BWI Sumbar yang juga Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sumbar, H. Hendri, memaparkan bahwa komitmen BWI yang telah tertuan secara tertulis agar dapat diimplementasikan dengan baik oleh jajaan pengurus.

“Seperti target perolehan atau pengumpulan wakaf di kepengurusan baru sebesar Rp2 miliar. Jika secara tertulis sebanyak itu, maka kita akan usahakan bisa melebihi target. Kapan perlu kita capai Rp6 miliar,” sebut Hendri.

H. Hendri optimis, perwakafan akan berkembang pesat dan berbeda dengan zakat. Sebab, zakat memiliki keterikatan dengan syarat tertentu. “Semangat ketua dan pengurus baru akan kita dukung secara bersama-sama. Bentuk konkritnya, beberapa hari terakhir kita telah konsolidasi dengan seluruh Kepala MA dan Penyuluh di Bukittinggi,” sebutnya lagi.

Pengurus BWI Sumbar dikukuhkan oleh Ketua Pelaksana BWI Pusat, Prof. HM. Nuh. Jajaran Pengurus BWI Sumbar terdiri dari H. Nasrul Abit sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, didampingi H. Hendri dan H. Maswar selaku anggota. Sementara itu, jabatan Ketua Badan Pelaksana diemban oleh H. Japeri, didampingi H. Ahmad Wira selaku wakil, Dr. Muslimah sebagai sekretaris, dan Hj. Reflina selaku bendahara.

Jajaran kepengurusan juga diperkuat oleh H. Irwan dan Fadli Pohan selaku Pembinaan Nazhir, H. Syamsuir selaku Pembinaan Pemberdayaan Wakaf, Eza Fauzana selaku Pengelolaan dan Pemberdayaan Wakaf, H. Alida Mukhtar selaku Humas, H. Afrinal selaku Kelembagaan dan Bantuan Hukum, dan H. Syamsul Arifin selaku Penelitian dan Pengembangan Wakaf. (h/rel) 

loading...
 Sumber : Rilis /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]