Banjir Bandang Hantam Panti Selatan! Belasan Rumah dan Satu Ponpes Hanyut


Jumat, 20 Desember 2019 - 12:16:16 WIB
Banjir Bandang Hantam Panti Selatan! Belasan Rumah dan Satu Ponpes Hanyut Banjir bandang juga membawa material kayu bekas tebangan. Tanpak Camat Panti, Aswar, SH meninjau lokasi banjir bandang di komplek rumah dinas BWSS 5 Sumatera di Padang Alai, Peto.RUDHI

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Belasan unit rumah, pondok pesantren dan satu unit rumah makan ikut terdampak akibat banjir bandang di Padang Alai, Petok, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Kamis (19/12) pukul 21.30 WIB. 

Banjir bandang dipicu hujan lebat juga membawa material lumpur,  bebatuan dan potongan kayu berukuran besar ini sempat menutupi akses jalan nasional sepanjang 200 Meter. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Ditemui di lokasi bencana, Camat Panti Aswar mengatakan, hasil pendataan sementara pihaknya belasan unit rumah rusak ringan akibat terdampak bencana banjir bandang. Sementara korban jiwa tidak ada. 

Rusak ringan diantaranya, 9 unit mess pegawai milik Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS V), tiga unit rumah warga, satu pondok pesantren, satu unit rumah makan. "Sisanya, 1 rumah pondok santri di Ponpes Bahrul Ulum hanyut, 2 tumbang dihantam banjir bandang semalam," kata Aswar, Jumat (20/12).

Banjir bandang, kata dia, juga merusak belasan hektar ladang serai wangi, sawah warga dan saluran irigasi Panti-Rao. Saat ini, kata Aswar pihaknya sedang melakukan pendataan lanjutan bersama BPBD setempat untuk penanganan musibah tersebut. 

"Warga kita data dulu secara kongkrit. Sebagian warga kan sudah diungsikan. Jika hujan masih terus mengguyur, warga kita larang untuk tidak pulang dulu ke rumahnya," katanya. 

Aswar tidak menampik, banjir bandang yang menghantam wilayah itu dampak dari penggundulan hutan diatas bukit. Kini kawasan hutan lindung tersebut dijadikan areal perladangan oleh warga. "Udah sama sama kita lihatlah. Diatas sana saja sudah jelas terlihat. Hutannya sudah gundul gitu," ucap Aswar. (*)

loading...
Reporter : Yudhi Lubis /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 12 Januari 2020 - 16:07:23 WIB

    PDIKM Padang Panjang Kebanjiran Mobil Kontes.

    PDIKM Padang Panjang Kebanjiran Mobil Kontes. PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM - Salah satu Komunitas Otomotif di Kota Padang Panjang yakninya InaGO (Indonesia Getz Owner's) Wilkot Padang Panjang resmi di deklarasi di komplek PDIKM Kota Padang Panjang..
  • Selasa, 07 Januari 2020 - 17:47:51 WIB

    Sejumlah Korban Banjir Meninggal karena Hipotermia, Waspadai Gejalanya!

    Sejumlah Korban Banjir Meninggal karena Hipotermia, Waspadai Gejalanya! HEALTH, HARIANHALUAN.COM -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bencana banjir yang melanda Jabodetabek telah menelan 43 korban jiwa meninggal dunia per Jumat (3/1) pukul 09.00 WIB. Menurut catatan, seba.
  • Jumat, 03 Januari 2020 - 10:32:30 WIB

    Inil Penyakit Pasca-Banjir dan Cara Mencegahnya

    Inil Penyakit Pasca-Banjir dan Cara Mencegahnya HEALTH,HARIANHALUAN.COM-- Banjir merendam wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (1/1) lalu sudh surut. Tak cuma menimbulkan kerusakan material, banjir juga meningkatkan risiko penularan sejumlah penyakit..
  • Selasa, 03 Desember 2019 - 13:04:10 WIB

    Waspada! Limapuluh Kota Diguyur Hujan Sejak Pagi, Nagari Taram Mulai Direndam Banjir Siang Ini

    Waspada! Limapuluh Kota Diguyur Hujan Sejak Pagi,  Nagari Taram  Mulai Direndam Banjir Siang Ini LIMAPULUH KOTA,HARIANHALUAN.COM-Sudah berjam-jam, hujan tak henti-hentinya mengguyur kawasan Kabupaten Limapuluh Kota. Dari Senin malam hingga Selasa (2-3/12) ini, hujan masih turun dari langit Luak Limopuluh tersebut..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]