7000 Jiwa Terisolasi Karena Jembatan Putus

Limapuluh Kota Dikurung Bencana! 15 Nagari di 10 Kecamatan Terdampak 


Jumat, 20 Desember 2019 - 15:21:53 WIB
Limapuluh Kota Dikurung Bencana! 15 Nagari di 10 Kecamatan Terdampak  Wakil Bupati Limapuluh Kota melakukan pengecekan setelah bencana banjir terjadi di daerahnya.

LIMAPULUHKOTA, HARIANHALUAN.COM -- Hujan lebat dengan intensitas tinggi yang terjadi hampir di seluruh kawasan Sumatera Barat membuat beberapa daerah terkena dampak. Teranyar, sekitar 15 Nagari yang tersebar di 10 Kecamatan mengalami dampak bencana di Kabupaten Limapuluh Kota sejak Kamis (19/12) malam hingga Jumat (20/12) pagi. 

Informasi yang dihimpun harianhaluan.com, bencana tersebut tersebar hampir di semua kawasan Kabupaten Limapuluh Kota. Bahkan, ada dua Nagari yang dilaporkan terisolasi dengan 7.000 jiwa di dalamnya. Kemudian, beberapa Nagari lainnya juga mengalami dampak serupa akibat hujan deras sejak semalam. 

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan saat dihubungi harianhaluan.com mengatakan, saat ini yang terparah adalah Nagari Koto Lamo dan Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX. Kawasan ini dihantam banjir bandang pada Kamis sekitar pukul 23.00 WIB. Ada 7.000 orang warga yang masih bertahan di lokasi ini karena jembatan penghubung mereka putus. 

"Yang terparah adalah Nagari Koto Lamo dan Nagari Galugua. Saya bersama dengan BPBD serta stakeholder terkait masih berada di lokasi. Saat ini, kita masih berupaya melakukan evakuasi terhadap warga," katanya. 

Selain banjir bandang, kata Wabup yang akrab disapa Buya ini, longsor juga terjadi yakni di Nagari Tungka, Kecamatan Situjuah. Namun, akses jalan alternatif masih ada sehingga warga tidak begitu sulit untuk keluar dari Nagari mereka. Selain itu, di Nagari Taram, Kecamatan Harau dan Nagari Simpang Sugiran, Kecamatan Guguak banjir juga terjadi akibat luapan sungai. 

"Lima Nagari tersebut adalah jalur Batang Sinamar. Kita menduga, banjir bandang yang terjadi itu karena luapan sungai Batang Sinamar akibat intensitas hujan yang deras di hulunya," tutur Buya. 

Sementara itu, di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan juga ada jalan terban sepanjang tiga meter. Kondisi tersebut saat ini mengkhawatirkan karena bisa saja amblas. Untuk saat ini, jalur tersebut diragukan untuk bisa dilewati oleh pengendara lantaran terancam ambrol. 

"Kita sudah menurunkan personel BPBD bersama masyarakat juga. Laporan sejauh ini hanya satu jembatan yang roboh dan kita masih terus melakukan pemantauan di lapangan," tutupnya. (*)

Data sementara daerah terdampak bencana di Kabupaten Limapuluh Kota:
Kecamatan Kapur IX

1. Nagari Koto Lamo
2. Nagari Galugua

Kecamatan Situjuah
3. Nagari Tungka

Kecamatan Akabiluru
4. Nagari Suayan

Kecamatan Guguak
5. Nagari Simpang Sugiran

Kecamatan Pangkalan Koto Baru
6. Nagari Koto Alam
7. Nagari Tanjuang Pauah

Kecamatan Harau
8. Nagari Taram
9. Nagari Sarilamak

Kecamatan Mungka
10. Nagari Simpang Kapuak

Kecamatan Payakumbuh
11. Nagari Piobang

Kecamatan Lareh Sago Halaban
12. Nagari Balai Panjang
13. Nagari Bukik Sikimpa
14. Nagari Batu Payuang 

Kecamatan Luak
15. Nagari Andaleh

loading...
 Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]