Diguyur Hujan Lebat, Sijunjung Mulai Dikepung Bencana


Sabtu, 21 Desember 2019 - 17:09:37 WIB
Diguyur Hujan Lebat, Sijunjung Mulai Dikepung Bencana Jalan putus terjadi di Kabupaten Sijunjung mengakibatkan akses dua nagari terputus. IST

SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Akibat diguyur hujan lebat, sejumlah kejadian bencana alam melanda Kabupaten Sijunjung, Sabtu (21/12). Kejadian mulai dari longsor, banjir dan pohon tumbang disejumlah lokasi hingga mengakibatkan bangunan sekolah, rumah warga dan fasilitas umum lainnya mengalami kerusakan.

Di Kecamatan Sumpur Kudus, kejadian pohon tumbang menimpa bangunan sekolah SMAN 8 Sijunjung yang terletak di Nagari Tanjung Bonai Aur, sehingga atap dan plafon di dua ruangan mengalami rusak akibat tertimpa pohon. Selain bangunan, kejadian itu juga menyebabkan sejumlah fasilitas belajar di sekolah tersebut rusak dan diperkirakan kerugian mencapai kurang lebih Rp50 juta.

Pada waktu yang bersamaan, banjir akibat luapan sungai terjadi di Jorong Pasar Gambok, Nagari Padang Laweh Selatan, Kecamatan Koto VII. Luapan air Sungai Batang Kumui itupun mengakibatkan akses jalan didaerah tersebut putus total dan merendam dua rumah warga setempat.

Sedangkan di Kecamatan Tanjung Gadang, kejadian longsor menghantam rumah warga setempat hingga mengalami rusak, termasuk rumah dinas kepala Puskesmas Tanjung Gadang. Akibatnya dinding rumah jebol setelah dihantam tanah longsor.

Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di jalan lintas sumatra hingga menutupi sebagian badan jalan, serta mengakibatkan arus lalu lintas sedikit terganggu. Namun setelah ditangani oleh tim dari BPBD Sijunjung, jalan sudah kembali normal.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung, Hendri Chaniago menjelaskan. Sejumlah kejadian yang melanda Kabupaten Sijunjung tersebut diakibatkan tingginya curah hujan semenjak Jumat hingga Sabtu (20-21/12). Kemudian atas kejadian tersebut tidak adanya korban jiwa.

"Pohon tumbang yang menimpa SMAN 8 di Tanjung Bonai Aur telah dibersihkan. Anggota BPBD Sijunjung langsung turun kelokasi dan membersihkan material bersama masyarakat setempat. Akibatnya bangunan sekolah mengalami rusak serta fasilitas belajar lainnya," tutur Plt. BPBD Sijunjung, Hendri Chaniago pada, Sabtu (21/12).

Untuk kejadian banjir di Padang Laweh Selatan, lanjutnya, saat ini proses evakuasi warga yang terdampak sudah dilakukan. "Ada dua orang warga yang tedampak, kemudian jalan mengalami putus total. BPBD dibantu TNI, Polri dan masyarakat sudah melakukan pembersihan lokasi. Begitu juga untuk longsor yang di Tanjung Gadang, ada rumah warga dan rumah dinas puskesmas yang rusak dibagian dinding yang jebol akibat longsor," terangnya.

Hingga saat ini, petugas dari BPBD Sijunjung bersama TNI, Polri dan dinas terkait bersama masyarakat membantu proses pembersihan disejumlah lokasi bencana yang terjadi di Kabupaten Sijunjung. "Kita bersyukur tidak ada korban jiwa. Kepada masyarakat agar selalu waspada mengingat kondisi cuaca saat ini. Sijunjung saat ini telah ditetapkan status tanggap darurat bencana," tambahnya. (h/ogi)

loading...
Reporter : Ogi /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]