Kerugian Banjir Bandang Padang Alai Capai Ratusan Juta


Ahad, 22 Desember 2019 - 11:34:04 WIB
Kerugian Banjir Bandang Padang Alai Capai Ratusan Juta Wabup Atos Pratama, ST ikut gotong royong membersihkan sisa-sisa banjir bandang di Ponpes Bahrul Ulum Padang Alai.IST

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Pemerintah Kabupaten Pasaman mencatat kerugian akibat banjir bandang Padang Alai, Petok, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman mencapai ratusan juta. 

Banjir bandang melanda kawasan tersebut, Kamis (19/12) malam. Meski tidak ada korban jiwa, jalur transportasi Padang-Medan sempat terputus beberapa saat. 

Sejumlah material longsor berupa lumpur dan kayu, tidak saja memenuhi badan jalan, namun menimpa Pondok Pesantren Bahrul Ulum di Padang Alai Petok. 

Begitu juga rumah warga, yang diperkirakan dihuni sekitar 200 keluarga, sawah, ladang serta hewan ternak milik warga juga terkena dampak banjir bandang.

"Kerugian materil yang diakibatkan dari bencana Galodo (banjir bandang) di Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman ditaksir mencapai Rp300 Juta," ungkap Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama saat dihubungi Haluan, Minggu (22/12).

Ia mengatakan estimasi kerugian itu berdasarkan jumlah rumah warga yang mengalami rusak berat, ringan dan kerusakan pemondokan santri di Ponpes Bahrul Ulum itu sendiri. 

"Jumlah korban terdampak banjir bandang sebanyak 58 Kepala Keluarga (KK). 53 KK dengan kondisi rumah tergenang air dan tanah lumpur (rusak ringan). Kemudian 5 KK, rumahnya tertimbun lumpur dan rusak berat," kata Atos Pratama.

Pondok Pesantren Bahrul Ulum sendiri, kata Atos mengalami kerugian materil sekitar Rp100 Juta. Dengan rincian dua unit pemondokan santri rata dengan tanah serta 670 ekor itik lenyap diterjang banjir. 

"Selain itu, satu unit rusak parah, dan 10 unit lagi rusak ringan. Kemudian satu unit rumah pengawas rusak berat dan satu unit rusak ringan. 670 ekor Itik milik pimpinan Ponpes ludes diterjang banjir," katanya. 

Dikatakan, banjir bandang yang melanda kawasan Padang Alai, Nagari Panti Selatan, beberapa hari lalu dipicu oleh pembalakan hutan secara liar terhadap hutan lindung diatas kampung untuk dijadikan area perladangan. 

"Untuk itu kita menghimbau kepada warga, setop pembalakan hutan sekarang juga. Kita jaga alam, alam jaga kita," tukas Atos. 

Pemkab Pasaman, kata dia, juga sudah mendistribusikan bantuan logistik terhadap warga terdampak bencana banjir bandang di Padang Alai. Diantaranya, mie instan 200 bungkus, tenda gulung, family kids, selimut wolf. Wajan, tempat nasi, kasur, makanan siap saji, paketan lauk pauk, biskuit, alat dapur keluarga. (h/yud)

loading...
Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]