Ojol Rusia Mulai Usik Dominasi Grab-Gojek


Senin, 23 Desember 2019 - 11:35:47 WIB
Ojol Rusia Mulai Usik Dominasi Grab-Gojek Maxim, ojol asal Rusia.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ojek online (ojol) asal Rusia, Maxim, mulai beroperasi di Indonesia. Kemunculannya diprotes para kompetitornya lantaran tarif Maxim tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang ojek online.

Merespons itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya sudah menyelesaikan permasalahan tersebut. Ia mengatakan Maxim sudah memberlakukan tarif yang seharusnya.

"Sudah menyesuaikan, karena dia harus ke Rusia dulu, terus Maxim menyesuaikan. Iya (tarifnya) sesuai dengan standar kita," ujarnya di Terminal Kampung Rambutan, Minggu (22/12/2019).

Ojek online (ojol) asal Rusia, Maxim, mulai beroperasi di Indonesia. Kemunculannya diprotes para kompetitornya lantaran tarif Maxim tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang ojek online.

Merespons itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya sudah menyelesaikan permasalahan tersebut. Ia mengatakan Maxim sudah memberlakukan tarif yang seharusnya.

"Sudah menyesuaikan, karena dia harus ke Rusia dulu, terus Maxim menyesuaikan. (Tarifnya sesuai?) Iya sesuai dengan standar kita," ujarnya di Terminal Kampung Rambutan, Minggu (22/12/2019).

Hal itu merupakan buah hasil dari pertemuan antara Kementerian Perhubungan dengan pihak Maxim beberapa hari yang lalu. Ia ingin antara operator ojek online bisa bersaing dengan sehat.

"Jadi gini, yang namanya online itu kan satu keniscayaan, satu persaingan, tapi persaingan itu harus sehat. Jadi saya mau bersaing itu harus sehat," kata Budi Karya.

Adapun sebelumnya Maxim menerapkan tarif minimal sebesar Rp 3 ribu. Sedangkan minimal tarif Gojek dan Grab ialah Rp 7 ribu sampai Rp 10 ribu untuk 4 km.

Budi Karya sendiri tidak mempermasalahkan kemunculan Maxim. Menurutnya, semakin banyak persaingan semakin baik asalkan semua operator ojek online bisa bersaing dengan sehat.

"Kalau menurut saya makin banyak operator makin baik ya. Tapi kita juga tidak mau operator itu saling bunuh dengan satu tarif yang sesuka hati, karena itu justru akan bumerang," kata Budi Karya di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (22/12/2019).

Namun begitu, Budi menjelaskan pihaknya akan membatasi jumlah pengemudi.

"Ya tentu kita akan batasi, yang penting nanti ada suatu equilibrium tertentu jumlah yang beredar itu nanti dibatasi," ujar dia.

Perlu diketahui, kemunculan Maxim mendapat protes dari kompetitornya. Pengemudi Gojek dan Grab pernah mendatangi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta untuk meminta agar ojol asal Rusia itu diblokir.

Setelah sebelumnya protes ke kantor ojek online (ojol) Maxim di Solo beberapa waktu lalu, para pengemudi Gojek dan Grab sempat mendatangi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta. Mereka meminta agar ojol asal Rusia itu diblokir.

Beberapa perwakilan ojol Gojek dan Grab melakukan audiensi dengan Kepala Dishub Surakarta, Hari Prihatno dan perwakilan Kementerian Perhubungan. Mereka mempertanyakan izin dan menuntut agar tarif Maxim disesuaikan dengan Permenhub 12 Tahun 2019 tentang ojek online.(*)
 

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 01 Juli 2020 - 14:38:14 WIB

    Tarif Tiket Pesawat hingga Ojol Sumbang Inflasi Juni 2020

    Tarif Tiket Pesawat hingga Ojol Sumbang Inflasi Juni 2020 HARIANHALUAN.COM - Kelompok transportasi pada bulan Juni mengalami inflasi sebesar 0,41%. Bahkan kelompok ini menyumbang andil pada inflasi Juni 2020 sebesar 0,05%..
  • Rabu, 01 Juli 2020 - 11:46:12 WIB

    New Normal, Ojol di Padang Masih Sepi Penumpang

    New Normal, Ojol di Padang Masih Sepi Penumpang HARIANHALUAN.COM - Sejumlah ojek online (ojol), mengalami pasang surut, usai dicabutnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), oleh Pemprov Sumbar pada beberapa waktu lalu..
  • Kamis, 11 Juni 2020 - 08:49:49 WIB

    Begini Aturan Ojol Bawa Penumpang saat New Normal

    Begini Aturan Ojol Bawa Penumpang saat New Normal HARIANHALUAN.COM - Ojek online (ojol) telah kembali diizinkan mengangkut penumpang, bahkan di daerah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sekalipun. Sebelumnya, ojol cuma boleh membawa makanan dan barang saja..
  • Sabtu, 02 Mei 2020 - 13:23:08 WIB

    Usai Viral di Medsos, Kue Lebaran yang Dijual Driver Ojol Ini Laris Manis

    Usai Viral di Medsos, Kue Lebaran yang Dijual Driver Ojol Ini Laris Manis JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Dapat puluhan orderan kue lebaran, Oka (32) bantu ekonomi rekan dan saudaranya yang turut terdampak Covid-19. Oka merupakan satu diantara pekerja harian di salah satu hotel bintang lima yang ada d.
  • Kamis, 16 April 2020 - 07:49:48 WIB

    'Banjir' Bantuan ke Abang Ojol Bikin Iri

    'Banjir' Bantuan ke Abang Ojol Bikin Iri JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Virus Corona (COVID-19) telah memberikan dampak buruk ke berbagai sektor usaha, tak terkecuali pada sektor transportasi. Banyak pengemudi angkutan umum yang mengalami penurunan pendapatan seperti t.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]