Edriana : Kemudahan Pajak Harusnya Menyasar Sektor UMKM


Senin, 23 Desember 2019 - 18:12:42 WIB
Edriana : Kemudahan Pajak Harusnya Menyasar Sektor UMKM Politikus Gerindra, Edriana, berdiskusi di sela peringatan Hari Ibu 2019 dengan Maryani Djojohadikusumo. ISTIMEWA

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Politikus Gerindra, Edriana, menilai konsep Omnibus Law yang diinisiasi oleh pemerintah untuk memberikan kemudahan pajak bagi investasi luar negeri, akan lebih berfaedah jika juga diterapkan di sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Edriana usai diskusi yang digelar Perempuan Gerindra (PiRA) dalam rangka memperingati Hari Ibu 2019 yang mengusung tema "Tetap Berdaya di Era Disrupsi" yang berlangsung di Jakarta.

"Dalam diskusi ini hadir pembicara seperti ekonom Dr. Eny Sri Hartati dan pengamat politik Prof. Dr. Siti Zuhro. Saya sendiri melihat, kebijakan kemudahan pajak yang diberikan bagi investor asing akan jauh lebih baik bila juga diberikan pada pelaku UMKM. Keuntungannya jelas, untuk anak bangsa," kata Edriana.

Juru bicara (jubir) tim pemenangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI yang lalu itu menyebutkan, saat terjadi krisis ekonomi yang melanda dunia, termasuk Indonesia pada 1998 silam, total BKPM Perekonomian Indonesia berada pada angka 15-16 persen. Artinya, lebih dari 80 persen sumber daya ekonomi yang ada dan hidup di saat krisis adalah UMKM.

"Bicara UMKM ini, erat kaitannya dengan perempuan. Kita juga jangan lupa besarnya kontribusi tenaga kerja wanita (TKW) kita di saat itu, yang di masa krisis masih memberikan napas untuk bertahan pada bangsa ini melalui devisa. Ironisnya, sampai sekarang perlindungan hukum bagi mereka masih lemah," ucap Edriana lagi.

Aktivis perempuan yang bertekad maju di Pilkada Sumbar 2020 itu juga menyebutkan, berdasarkan data dari Bank Indonesia, menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen UMKM digerakkan oleh perempuan. Sementara di Sumbar, 70 persen pelaku UMKM adalah kaum perempuan.

"Banyak sektor UMKM yang digerakkan perempuan, mulai dari jasa dan perdagangan seperti kuliner, kerajinan seperti tenun, pengolahan hasil pertanian, sektor pariwisata, dan lain sebagainya. Kita jangan menutup mata atas kontribusi itu," sambungnya.

Menurut Edriana, sudah saatnya sumber pendanaan yang ada dapat dioptimalkan kepada sektor UMKM yang tulang punggung gerakannya ada di tangan perempuan. Mulai dari dana 18 triliun yang diproyeksikan ke sektor UMKM, pemanfaatan dana desa/nagari yang rata-rata Rp1 miliar per nagari, dan sumber pendanaan lainnya.

Edriana mendorong pemerintah agar sumber pendanaan tersebut dapat dimaksimalkan untuk pengembangan UMKM dalam bentuk kemudahan pengajuan kredit usaha, pembimbingan dan pelatihan terkait pemasaran, dan lain sebagainya.

"Pada akhirnya juga akan menyerap banyak tenaga kerja baru. Dana desa dan dana lainnya itu harus diarahkan ke sana," ucapnya lagi.

Terkait dengan dana desa, atau di Sumbar dikenal dengan sebutan dana nagari, Edriana menilai sudah sepatutnya pembangunan yang disasar melalui dana itu adalah pembangunan ekonomi berbasis kenagarian, yang memaksimalkan sumber daya yang ada di setiap nagari di Sumbar.

"Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) mesti ditopang penuh. Sebab, memang begitu banyak potensi ekonomi kerakyatan yang bisa digerakkan di nagari, yang jika diseriusi akan menjadi pilar ekonomi yang kuat di tengah masyarakat," ucapnya menutup. (h/isq/rel)

loading...
Reporter : Ishaq /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 14 November 2019 - 17:21:47 WIB

    Kurang Sambutan, Edriana Tetap Keukeuh Mendaftar ke Gerindra

    Kurang Sambutan, Edriana Tetap Keukeuh Mendaftar ke Gerindra PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Senyuman khas bundo kanduang terpancar dari wajah calon Gubernur Sumbar 2020, Edriana saat mendaftar ke DPP Gerindra Sumbar, Kamis (14/11)..
  • Sabtu, 27 Oktober 2018 - 17:28:49 WIB

    Edriana Sambangi  Haluan,  Samakan Persepsi Atasi Masalah Sosial

    Edriana Sambangi  Haluan,  Samakan Persepsi Atasi Masalah Sosial PADANG, HARIANHALUAN.COM-Media tahu persis persoalan yang selama ini menjadi kendala terlaksananya pemerintahan yang mengayomi setiap lapisan masyarakat. Oleh karena itu, posisi media sangat strategis sebagai tandem untuk men.
  • Rabu, 26 September 2018 - 13:20:34 WIB

    Edriana, Aktivis Perempuan yang Pulang untuk Pengabdian

    Edriana, Aktivis Perempuan  yang Pulang untuk Pengabdian Ranah Bundo, tempat di mana kaum hawa disebut punya nilai tawar tinggi dalam mengambil keputusan, ternyata tak selalu berlaku ramah terhadap kaum perempuan. Jangankan untuk mengambil keputusan sebagai limpapeh rumah nan gadan.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]