Proyek Gedung di SMAN 2 Payakumbuh Belum Tuntas Dikerjakan


Kamis, 26 Desember 2019 - 17:57:08 WIB
Proyek Gedung di SMAN 2 Payakumbuh Belum Tuntas Dikerjakan Salah satu kondisi di sudut gedung yang dibangun di SMAN 2 Payakumbuh. Pengerjaan gedung tersebut tidak rampung.  DADANG.

PAYAKUMBUH,HARIANHALUAN.COM-Menjelang ditutupnya  tahun anggaran 2019 ini, banyak proyek fisik yang ada di Kota Payakumbuh tidak tuntas dikerjakan.  Salah satu diantaranya adalah proyek gedung di SMAN 2 Payakumbuh yang bersumber dari dana APBN senilai Rp 2 Miliar.

 Berdasarkan papan informasi yang dipasang didepan sekolah, proyek gedung itu terdiri dari 2 lantai.  Dikerjakan terhitung  dari 25 Juni 2019 dengan lama pengerjaan selama 180 hari. Tetapi, setelah 180 hari pengerjaan, tepatnya pada 21 Desember 2019, kondisi gedung malah jauh dari kategori tuntas untuk dikerjakan. Seperti gedung belum beratap, jendela belum dipasang dan masih ada dinding yang belum di plester serta banyak item lainnya yang belum rampung. 

Proyek gedung tersebut merupakan pembangunan kantor pada lantai I dan aula di lantai II. “Memang  proyek gedung di sekolah kita tidak selesai dikerjakan,”terang Irma Takarina Kepala SMAN 2 Payakumbuh pada Selasa (24/12) lalu.

Diterangkan Irma, pembangunan gedung dua lantai disekolahnya itu, dikerjakan secara swakelola. Kepala SMAN 2 Payakumbuh itu menjelaskan, dari awal,  pembangunan gedung SMAN 2 Payakumbuh memang tidak rampung 100 persen. Dengan anggaran sebesar Rp 2 Miliar tersebut, pembangunan gedung hanya mampu sampai bobot 78 persen. Sedangkan, sisanya sebesar 22 persen memanfaatkan dana sharing dari dari dana komite sekolah.

Diakuinya, terkait keterlambatan pembangunan fisik gedung itu, sudah dilaporkan Irma ke Kementerian Pendidikan . “Sampai akhir tahun, bobot harus sampai 78 persen, ini sudah kita koordinasikan dengan Kementerian Pendidikan,”katanya. Sisanya, sebesar 22 persen bobot pekerjaan dilakukan pada 2020 mendatang. Irma pun mengaku, komite sekolah juga sudah setuju memanfaat anggaran sebesar Rp 400 juta lebih dana komite untuk  merampungkan pembangunan gedung dua laintai itu.

Kata Irma, keterlambatan rampungnya gedung itu, disebabkan oleh banyak faktor. Terutama karena terkendala cuaca. “Kita tahu, selama Desember ini cuaca hujan terus. Ini menyebabkan keterlambatan pembangunan gedung. Kemudian, akibat cuaca hujan, juga sulit mendapatkan material untuk pekerjaan gedung,”ucapnya lagi.

Sementara Asri Cun, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumbar Wilayah IV yang meliputi wilayah kerja Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Limapuluh Kota optimis pengerjaakn gedung SMAN 2 Payakumbuh tersebut tuntas sampai batas waktu yang sudah disepakati antara SMAN 2 Payakumbuh dengan Kementerian Pendidikan.
“Pihak sekolah sudah melaporkan permasalahan pengerjaan gedung itu ke Kementerian. Insha Allah pengerjaan tuntas sampai akhir tahun ini,”katanya.

Sedangkan, Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Nur Tamam sudah jauh-jauh hari memantau sejumlah pelaksanaan proyek-proyek fisik  yang dikerjakan tidak rampung sampai akhir tahun ini. 

“Ada memang proyek yang tidak tuntas. Ini sudah kita pantau,”terang Nur Tamam pada pertengahan Desember lalu. (h/ddg)

loading...
Reporter : DADANG ESMANA /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 31 Agustus 2020 - 09:54:12 WIB

    Bertha Romius, Buronan Terpidana Kasus Korupsi Proyek Dermaga Ditangkap di Batam

    Bertha Romius, Buronan Terpidana Kasus Korupsi  Proyek Dermaga Ditangkap di Batam HARIANHALUAN.COM-Bertha Romius Yasin alias Romi ditangkap Tim Intelijen Kejaksaan Agung RI bersama Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dan Kejaksaan Negeri Batam..
  • Ahad, 28 Juni 2020 - 07:47:10 WIB

    Tak Dapat Proyek Pembangunan Toilet, Tiga Orang Ini Rusak Kantor Kades

    Tak Dapat Proyek Pembangunan Toilet, Tiga Orang Ini Rusak Kantor Kades HARIANHALUAN.COM - Polsek Cisoka Polresta Tangerang, Banten menetapkan tiga tersangka aksi perusakan kantor Desa Cireundeu, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. Aksi tersebut bermula saat tersangka ED (35) kecewa terhadap s.
  • Sabtu, 29 Februari 2020 - 22:08:49 WIB

    Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan, Inilah Sebabnya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan, Inilah Sebabnya JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dihentikan sementara mulai 2 Maret 2020. Pemberhentian dilakukan selama dua pekan..
  • Selasa, 18 Februari 2020 - 07:27:00 WIB

    Kasus Korupsi Proyek Waterpark, Johanes Lukman Ditangkap

    Kasus Korupsi  Proyek  Waterpark, Johanes Lukman Ditangkap MEDAN,HARIANHALUAN.COM- Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Sumut) menangkap terpidana kasus korupsi pembangunan waterpark di Nias Selatan, Johanes Lukman Lukito. Johanes merupakan buronan dalam kasus ini yang diduga merugikan n.
  • Kamis, 13 Februari 2020 - 12:58:38 WIB

    Proyek Tol Pekanbaru-Dumai Makan 'Tumbal'

    Proyek Tol Pekanbaru-Dumai Makan 'Tumbal' PEKANBANRU, HARIANHALUAN.COM - Pengerjaan Proyek Tol Trans Sumatera STA 74 Ruas Pekanbaru-Dumai 4B memakan korban jiwa. Seorang pekerja Apriyanto (23) tewas tertimpa crane. Korban adalah Karyawan PT. Grant Surya Pondasi Subco.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]