5 Kasus Medis Langka dan Aneh Sepanjang Tahun 2019


Kamis, 26 Desember 2019 - 19:19:58 WIB
5 Kasus Medis Langka dan Aneh Sepanjang Tahun 2019 Ilustrasi

KESEHATAN, HARIANHALUAN.COM - Sepanjang tahun 2019 terdapat beberapa kasus medis yang sebelumnya belum pernah terjadi. Kasus-kasus ini kerap dinilai aneh karena bentuk fenomenanya yang tak biasa. Mulai dari urine berwarna ungu hingga penis seorang pria yang berubah menjadi tulang.

Dirangkum dari Live Science, berikut beberapa kasus medis langka dan aneh yang terjadi sepanjang tahun 2019.

1. Urine Ungu

Seorang wanita di Perancis mengalami perubahan warna pada urinenya setelah 10 hari dirawat di rumah sakit. Tas kateter tempat menyimpan urine berubah dari warna kuning biasa menjadi ungu yang aneh.

Kondisi langka ini dikenal sebagai sindrom kantong urine ungu. Ini merupakan hasil dari reaksi kimia yang dapat terjadi di dalam kantong kateter. Kondisi ini terjadi ketika bakteri mengubah bahan kimia dalam urine yang disebut indoxyl sulphate, yaitu produk pemecahan komponen makanan tr tryptophan menjadi senyawa berwarna merah dan biru, yang bersama-sama tampak ungu.

Meski begitu, urine berwarna ungu ini tidak berbahaya. Hanya saja bisa menandakan adanya infeksi dalam saluran kemih. Untungnya wanita itu tidak mengalami infeksi saluran kemih, dan urinenya perlahan-lahan kembali normal setelah empat hari peningkatan hidrasi, demikian menurut laporan kasus yang diterbitkan 31 Oktober 2019 dalam The New England Journal of Medicine.

2. Darah biru

Seorang wanita berusia 25 tahun di Rhode Island bukan berasal dari bangsawan, namun memiliki darah yang berwarna biru. Ini bermula dari gejala kelelahan, sesak napas, lemas, dan warna kebiruan di kulitnya. Ketika dokter mengambil darah pasien, itu tampak berwarna biru tua bukan merah terang seperti pada umumnya.

Melihat kondisi ini dokter mendiagnosanya dengan methemoglobinemia, suatu kelainan darah di mana haemoglobin protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen, tidak mampu melepaskan oksigen secara efektif ke jaringan tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan kulit dan darah kebiruan.

Gangguan seperti ini kemungkinan dari faktor keturunan atau hasil reaksi obat tertentu. Namun pada kasus ini kemungkinan besar akibat obat sakit gigi yang dikonsumsinya sebelum mengalami gejala tersebut. Dokter memberinya obat methylene blue, obat yang dapat memulihkan kondisinya dengan cepat sehingga keesokan harinya sudah diperbolehkan pulang. Kasus ini dilaporkan dalam jurnal yang diterbitkan pada 19 September 2019 di The New England Journal of Medicine.

3. Keracunan misterius

Seorang pria berusia 46 tahun mengalami mabuk selama enam tahun padahal ia tidak mengonsumsi alkohol. Meski begitu kandungan alkohol dalam darahnya termasuk tinggi. Setelah mendapatkan pemeriksaan diketahui bahwa ia memiliki kondisi langka dalam ususnya yang dapat memproduksi minuman keras yang membuatnya mabuk.

Menurut laporan kasus yang diterbitkan 5 Agustus 2019 di jurnal BMJ Open Gastroenterology, selama enam tahun ia mengalami perubahan mental, termasuk kabut otak, serta perilaku agresif yang tidak biasanya.

Dokter mendiagnosa dengan sindrom auto-brewery, yang terjadi ketika mikroorganisme di dalam usus memfermentasi karbohidrat menjadi alkohol. Dalam kasus pria itu, ia memiliki strain ragi yang hidup di ususnya yang mengubah karbohidrat menjadi minuman keras.

Dengan memberikan antibiotik, ini dapat memusnahkan mikroba mabuk, dan probiotik membantu membangun kembali mikrobioma usus yang sehat. Akhirnya pria itu bisa makan karbohidrat lagi tanpa menjadi mabuk.

4. Sindrom patah hati

Warna wasabi dan alpukat memang sama-sama hijau. Namun rasa pada keduanya jelas berbeda. Jika salah membedakan bisa jadi berakibat fatal seperti wanita berusia 60 tahun ini. Ketika menghadiri pesta pernikahan, ia makan wasabi dengan porsi yang cukup banyak karena dikira alpukat.

Menurut laporan yang diterbitkan 20 September dalam jurnal BMJ Case Reports, beberapa menit kemudian, ia merasakan tekanan tiba-tiba di dada yang menjalar ke lengannya.

Keesokan harinya, dokter mendiagnosa dengan sindrom patah hati, suatu kondisi di mana ruang pemompa utama jantung, ventrikel kiri, membesar dan melemah sehingga tidak memompa dengan baik. Kondisi ini dapat dipicu oleh stres emosional atau fisik. Dalam hal ini dokter mencurigai bahwa mulut penuh wasabi yang terbakar mungkin telah memicu sindrom wanita. Wanita itu pulih setelah sekitar satu bulan perawatan dengan obat jantung.

5. Penis bertulang

Suatu kelainan kerap muncul dengan hal yang tak terduga, seperti tumbuhnya tulang di area yang tidak seharusnya. Fenomena ini kerap dialami oleh pria berusia 63 tahun dan terjadi pada penis.

Menurut laporan kasus, Jurnal Urology Case Reports yang terbit pada September, setelah menjalani rontgen panggul setelah terjatuh, dan dokter menemukan ada pengerasan di sepanjang batang penisnya. Dengan kata lain penisnya berubah menjadi tulang.

Pria itu didiagnosa dengan osifikasi penis. Osifikasi terjadi ketika garam kalsium menumpuk di jaringan lunak menyebabkan pembentukan tulang.(*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]