Jepang akan Bantu Indonesia Cegah Banjir


Jumat, 27 Desember 2019 - 08:54:39 WIB
Jepang akan Bantu Indonesia Cegah Banjir Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Jepang akan mengirim stafnya untuk membantu Indonesia dalam rangka kerja sama pencegahan banjir. Pencegahan dilakukan melalui studi bendungan.

"Saya dengar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono tertarik dengan proyek ini. Secepatnya saya akan mengirim staf ke Indonesia untuk berdiskusi lebih lanjut,” ujar Menteri Agraria, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata atau Minister of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang, Kazuyoshi Akaba dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (27/12).

Menteri Akaba mengakui bahwa kehadiran bendungan sangat penting. Bendungan penting terutama bagi wilayah yang sering terkena bencana banjir seperti di Indonesia dan Jepang.

"Di Jepang sudah sulit membangun bendungan baru. Karena itu kami memanfaatkan bendungan yang ada sebagai pengendali banjir dan sumber tenaga listrik," katanya.

Dalam penanganan bencana air, Pemerintah Indonesia dan Jepang sedang menjalin kerja sama dalam pencegahan bencana banjir dengan studi bendungan di Bendungan Kedungombo Kabupaten Grobogan dan Bendungan Sutami di Kabupaten Malang.

Studi Bendungan Kedungombo dilakukan oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) yang akan selesai pada akhir Desember 2019. Sedangkan Studi Bendungan Sutami dilakukan oleh MLIT.

Sebelumnya Menteri Akaba dan Menteri Basuki menggelar pertemuan yang membahas beberapa hal. Salah satunya water disaster management yang turut dibahas oleh Menteri PUPR Indonesia dan Menteri MLIT Jepang tersebut.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian (PUPR) bersama Pemerintah Jepang yang diwakili oleh Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) juga sepakat untuk menandatangani perpanjangan kesepakatan kerja sama Memorandum of Cooperation (MoC) on Infrastructure Development Cooperation yang berakhir pada 29 Desember 2019.

Kesepakatan kerja sama ini berlaku hingga tiga tahun setelah dilakukan penandatanganan. Kesepakatan kerja sama ini meliputi delapan lingkup eksisting. Di antaranya yaitu pengelolaan sumber daya air, pengelolaan air limbah domestik, jalan dan jembatan, bangunan gedung, dan penyediaan perumahan. Ada pula dua lingkup tambahan baru yaitu pembiayaan infrastruktur dan jasa konstruksi.(*)

 Sumber : Republika /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 05:42:55 WIB

    Soal WNI Terinfeksi Corona, Kemenkes Bela Jepang dari Kritik Kemenlu RI

    Soal WNI Terinfeksi Corona, Kemenkes Bela Jepang dari Kritik Kemenlu RI JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Kesehatan menganggap tak ada yang salah jika pemerintah Jepang menutupi identitas mau pun lokasi rumah sakit tiga WNI awak kapal pesiar Diamond Princess. Hal itu bertentangan d.
  • Ahad, 12 Januari 2020 - 11:03:22 WIB

    Jaga Laut Natuna dari Jarahan China, Jepang Hibahkan Kapal Pengawas ke Indonesia 

    Jaga Laut Natuna dari Jarahan China, Jepang Hibahkan Kapal Pengawas ke Indonesia  JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Penghibahan  kapal itu menjadi salah satu kesepakatan kerja sama Jepang dengan Indonesia mengenai pengembangan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di enam pulau terluar Indonesia..
  • Sabtu, 11 Januari 2020 - 15:25:33 WIB

    Modus Teroris Makin Canggih, Indonesia-Jepang Satukan Barisan

    Modus Teroris Makin Canggih, Indonesia-Jepang Satukan Barisan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Moh. Mahfud MD mengatakan Indonesia akan menjajaki kerja sama pemberantasan terorisme serta deradikalisasi dengan pemerintah Jepang..
  • Jumat, 10 Januari 2020 - 11:20:16 WIB

    Usai Usir China, Jokowi 'Tawarkan' Natuna kepada Jepang

    Usai Usir China, Jokowi 'Tawarkan' Natuna kepada Jepang JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang Toshimitsu Motegi bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam lawatannya ke Indonesia. Jokowi mengajak Jepang untuk berinvestasi di Natuna, Kepulauan Riau, yang b.
  • Kamis, 09 Januari 2020 - 19:31:43 WIB

    Wah...Suster Indonesia bakal 'Diekspor' ke Jepang

    Wah...Suster Indonesia bakal 'Diekspor' ke Jepang JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambangi kantor Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk menghadiri rapat kerja (raker) dengan seluruh Kepala Perwakilan Republik Indonesia (K.

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM