Terlalu Lama Tidur Bisa Tingkatkan Resiko Stroke hingga 85 Persen


Jumat, 27 Desember 2019 - 09:23:02 WIB
Terlalu Lama Tidur Bisa Tingkatkan Resiko Stroke hingga 85 Persen ilustrasi tidur

HEALTH, HARIANHALUAN.COM -- Ada banyak faktor risiko dari stroke, mulai dari gaya hidup, merokok, hingga kondisi kesehatan seseorang seperti diabetes. Baru-baru ini, para peneliti telah memulai mengeksplorasi durasi tidur sebagai faktor risiko potensial lainnya.

Beberapa penelitian menemukan, terlalu banyak atau terlalu sedikit tidur dapat meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular, termasuk stroke.

Menurut temuan ini, yang dilansir dari Medical News Today, kurang tidur secara teratur dan tidur lebih lama dari 7 jam per malam dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih tinggi

Sekarang, sebuah penelitian yang muncul dalam jurnal Neurology menemukan hubungan antara tidur siang hari, tidur berlebihan, dan risiko stroke.

Penelitian baru ini dilakukan oleh Xiaomin Zhang, dari Huazhong University of Science and Technology di Wuhan, China. Mereka melakukan penelitian pada 31.750 orang di China yang diketahui tidak memiliki riwayat stroke atau masalah kesehatan serius lainnya di awal penelitian.

Setelah menanyakan tentang pola dan kebiasaan tidur siang mereka serta mengawasi kehidupan mereka selama 6 tahun, tim menemukan ada kasus 1.557 stroke di antara para peserta selama periode penelitian.

Berdasarkan perhitungan, mereka yang tidur selama 9 jam atau lebih per malam 23% lebih mungkin untuk mengalami stroke daripada mereka yang secara teratur tidur hanya 7-8 jam setiap malam.

Peneliti juga menyimpulkan, orang-orang yang tidur lebih dari 9 jam dan tidur siang selama lebih dari 90 menit per hari memiliki risiko stroke 85% lebih tinggi.

Meski begitu, peneliti mengakui beberapa keterbatasan dalam pekerjaan mereka, serta fakta bahwa diperlukan lebih banyak penelitian.

Pertama, penelitian observasional yang tidak dapat dibuktikan dengan sebab akibat. Kedua, penelitian ini tidak menjelaskan adanya gangguan hidup lain yang mungkin mempengaruhi hasil.

"Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami bagaimana tidur siang yang panjang dan tidur lebih lama di malam hari dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke," ujar dr. Zhang.

"Tapi studi sebelumnya menunjukkan tidur siang dan tidur malam lebih lama memiliki perubahan yang tidak menguntungkan dalam kadar kolesterol dan peningkatan lingkar pinggang, keduanya di antaranya adalah faktor risiko stroke," sambungnya. (*)

loading...
 Sumber : HiMedik /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]