Daswippetra Dt Mjj Alam: Kecamatan X Koto Diatas Potensial untuk Budidaya Kopi


Jumat, 27 Desember 2019 - 21:21:10 WIB
Daswippetra Dt Mjj Alam: Kecamatan X Koto Diatas Potensial untuk Budidaya Kopi Daswippetra Dt Mjj Alam

SOLOK, HARIANHALUAN.COM - Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat bisa dijadikan sebagai kawasan sentra produksi kopi mengingat daerah itu sangat potensi dilakukan budidaya kopi. Selain didukung dengan lahan juga keinginan para petaninya.

“Kemungkinan dilakukan budidaya kopi di Kecamatan X Koto Diatas itu setelah mendapat masukan dari masyarakat disana. Lahan tegalan banyak yang tidur,” ujar anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Daswippetra Dt Mjj Alam kepada haluan.com, Jumat (27/12).

Daswippetra yang berasal dari daerah pemilihan Kabupaten Solok, Kota Solok dan Solok Selatan itu saat turun ke Kecamatan X Koto Diatas disampaikan oleh petani disana tentang upaya pemanfaatan lahan tidur. Petani sangat berharap perlunya diolah lahan yang bisa menambah pendapatan petani.

“Kami sangat berharap pada anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat yang merupakan wakil kami bisa mengalokasikan anggaran untuk pembelian bibit kopi yang bermutu dan bisa dikembangkan dibeberapa nagari yang ada di Kecamatan X Koto Diatas,” jelas Samsir seperti ditirukan Daswippetra.

Untuk pengembangan kopi itu, kata Daswippetra, sudah dimasukan pada anggaran Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat. “Kita juga bergandengan dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Pertanian Kabupaten Solok,” lanjutnya.

Para petani di sejumlah nagari di Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok dulunya juga sudah melakukan budidaya kopi hanya saja masih dalam skala kecil karena keterbatasan dana pengolahan. Saat ini dilakukan dalam skala besar.

Berdasarkan inventarisasi lahan, diperkirakan untuk tahap awal dilakukan budidaya kopi seluas 100 hektare. Lahan itu tersebar disejumlah nagari dengan melibatkan kelompok- kelompoktani. Untuk suksesnya budidaya kopi itu dilakukan sosialisasi pada petani melalui kelompoktani yang ada sehingga tidak ada petani yang punya lahan yang tertinggal.

Menjawab haluan.com tentang jenis kopi yang dibudidayakan, masih dalam kajian karena sangat tergantung kondisi lahan dan pasar. Setiap komoditi yang diusahakan tentu harus ada pangsa pasarnya sehingga petani tidak dirugikan. Namun secara umum, pangsa pasar kopi sangat baik.

Budidaya kopi yang dilaksanakan di Kecamatan X Koto Diatas itu diharapkan mampu menambah pendapatan petani dan keluarganya apalagi sebagian petani masih tergantung satu komoditi saja dalam berusaha. (h/alf)

loading...
Reporter : Alfian /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]