Di Negara Ini Relawan Kebakaran Hutan Dibayar


Ahad, 29 Desember 2019 - 09:23:32 WIB
Di Negara Ini Relawan Kebakaran Hutan Dibayar Ilustrasi

MELBOURNE, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Australia mengumumkan akan mengkompensasi petugas pemadam kebakaran sukarela di negara bagian New South Wales (NSW), Ahad (29/12). Banyak yang ikut turun ke lapangan ketika musim kebakaran hutan yang hebat terus berlanjut tanpa mendapatkan upah tambahan.

"Saya tahu petugas pemadam kebakaran sukarela kami di NSW melakukan hal yang sulit, terutama di daerah pedesaan dan regional," kata Morrison dalam sebuah pernyataan.

Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan, pembayaran hingga 6.000 dolar Australia akan diberikan bagi petugas pemadam kebakaran yang memenuhi syarat. Salah satu yang perlu dipenuhi dengan menghabiskan lebih dari 10 hari di lapangan melawan kebakaran.

"Sifat awal dan berkepanjangan dari musim kebakaran ini telah membuat panggilan melampaui apa yang biasanya dilakukan pada sukarelawan pemadam kebakaran kami," ujar Morrison.

Morrison sebelumnya mengatakan kompensasi untuk sukarelawan bukanlah prioritas. Namun, dia menghadapi tekanan politik yang meningkat ketika kebakaran yang meluas terus terjadi di banyak wilayah.

Beberapa hari lalu, Morrison mengumumkan pekerja pemerintah dapat menerima cuti berbayar tambahan untuk menjadi sukarelawan. Meskipun ada peraturan yang berbeda di seluruh negara bagian Australia, sukarelawan cenderung menegosiasikan waktu istirahat dengan atasan.

Kebakaran hutan telah menghancurkan lebih dari empat juta hektar di lima negara bagian sejak September dan delapan kematian telah dikaitkan dengan kobaran api. Kondisi yang lebih dingin di banyak daerah selama Natal membantu mengatasi beberapa kebakaran. Hanya saja, risiko kebakaran telah meningkat di beberapa bagian negara dalam beberapa hari terakhir di 2019.

Larangan api total diberlakukan untuk semua wilayah Victoria pada Senin lalu. Kondisi ini karena perkiraan suhu tinggi dan angin kencang menciptakan risiko kebakaran ekstrem di sebagian besar negara bagian.(*)

loading...
 Sumber : Republika /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 27 September 2020 - 18:19:40 WIB

    Vaksin Covid-19 Made in India Siap Disebar

    Vaksin Covid-19 Made in India Siap Disebar HARIANHALUAN.COM - Perdana Menteri India Narendra Modi berjanji vaksin virus corona (Covid-19) yang diproduksi negaranya akan bisa tersedia secara global. Hal itu disampaikannya pada pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa.
  • Ahad, 27 September 2020 - 08:05:46 WIB

    Ribuan Demonstran di Yerusalem Tuntut Netanyahu Mundur

    Ribuan Demonstran di Yerusalem Tuntut Netanyahu Mundur HARIANHAALUAN.COM – Ribuan orang Israel berkumpul di Kota Yerusalem, Sabtu (26/9/2020) malam. Mereka menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, sehari setelah pemerintah zionis memperketat karantina wilay.
  • Sabtu, 26 September 2020 - 17:48:37 WIB

    Dihajar Corona, India Tembus 5.903.932 Kasus Positif

    Dihajar Corona, India Tembus 5.903.932 Kasus Positif HARIANHALUAN.COM- Kementerian Kesehatan Federal India menyatakan, jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di India naik menjadi 5.903.932  pada Sabtu (26/9/2020)..
  • Sabtu, 26 September 2020 - 13:54:32 WIB

    Ngeri! Kasus COVID-19 di AS Tembus 7 Juta

    Ngeri! Kasus COVID-19 di AS Tembus 7 Juta HARIANHALUAN.COM - Kasus Virus Corona (COVID-19) di Amerika Serikat sudah menembus 7 juta kasus. Sebanyak 203 ribu pasien meninggal dan 2,7 juta dinyatakan sembuh. .
  • Sabtu, 26 September 2020 - 12:29:29 WIB

    WHO Salahkan Penanganan Pandemi Corona di Eropa

    WHO Salahkan Penanganan Pandemi Corona di Eropa HARIANHALUAN.COM- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkhawatirkan  peningkatan  infeksi COVID-19 dan hunian tempat tidur rumah sakit meningkat di Eropa..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]