Presiden PKS: Pengakuan Penyerang Novel Tidak Masuk Akal


Ahad, 29 Desember 2019 - 13:23:52 WIB
Presiden PKS: Pengakuan Penyerang Novel Tidak Masuk Akal Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden PKS Sohibul Iman menyebut belum jelas apakah pelaku penyerang penyidik KPK Novel Baswedan hanya dua anggota Polri aktif berinisial RM dan RB saja atau bukan. Sohibul meminta kasus Novel ini dibuka secara transparan.

"Kita sekarang kan belum jelas apakah ini benar-benar pelakunya itu saja belum kan. Ketika ini bener-bener pelakunya dia harus telusuri motifnya apa. Apakah betul-betul motif pribadinya dia atau disuruh orang," kata Sohibul Iman usai acara Maulid Nabi di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (29/11/2019).

Sohibul menyebut pengungkapan kasus Novel Baswedan masih panjang jalannya. Menurut Sohibul, pengakuan salah satu tersangka yang mengaku tidak suka terhadap Novel tidak masuk akal.

"Ini kan harus dilacak tidak bisa hanya dengan ditangkap ini kemudian seolah persoalan udah selesai, masih panjang saya kira," sebut Sohibul Iman.

"Apalagi pengakuan yang bersangkutan hanya sekadar dia tidak suka sama Novel. Rasanya ini tidak masuk akal, tidak suka sampai memberi air keras. Tidak mungkin, jadi ada yang lebih besar dari itu," kata Sohibul Iman.

Pada Sabtu (28/12) pukul 14.26 WIB, tersangka RM dan RB digiring oleh sejumlah penyidik Bareskrim Polri. Keduanya kemudian dibawa masuk ke dalam mobil penyidik.

Saat hendak dimasukkan ke dalam mobil, salah satu tersangka tiba-tiba berteriak. Tersangka yang diketahui berinisial RB itu mengungkap motif dirinya menyerang Novel.

"Tolong dicatat, saya nggak suka sama Novel karena dia pengkhianat!" ujar RB dengan nada tinggi.(*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]