Mau Sambut Tahun Baru di Pantai? Hati-hati Ya.., Begini Imbauan BMKG


Senin, 30 Desember 2019 - 17:02:06 WIB
Mau Sambut Tahun Baru di Pantai? Hati-hati Ya.., Begini Imbauan BMKG Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem saat hendak mengunjungi tempat wisata terutama masyarakat yang ingin merayakan malam tahun baru di pantai. BMKG menginformasikan bahwa ada potensi gelombang tinggi.

"Kami tidak melarang tahun baru di pantai, tidak. Tapi kami memberikan informasi bahwa ada potensi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem terutama di beberapa wilayah yang kami sebutkan," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Senin (30/12).

Ia menegaskan, kalau ingin melakukan aktivitas di pantai, masyarakat harus memerhatikan informasi yang disampaikan BMKG melalui situs resmi atau akun media sosial resminya. Masyarakat juga harus memerhatikan waktu kedatangan agar tetap aman.

"Sudah kami sebutkan bahwa sebaiknya pagi sampai siang, Insya Allah cuaca masih berawan, masih cerah berawan, dan biasanya mulai ekstrem itu sudah menjelang sore. Juga untuk gelombang tinggi agar selalu monitor informasi BMKG," kata Dwikorita.

Kemudian, masyarakat pun harus memerhatikan jarak aman apabila melakukan kegiatan di pantai, jangan mepet di bibir pantai. Dwikorita mengatakan, masyarakat harus bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan musim hujan yang berlangsung saat ini.

"Kemudian apabila ada kegiatan di pantai agar lokasinya jangan mepet di bibir pantai. Harus ada radiusnya, katakan jarak 200 meter dari pantai. Jadi ini bukan melarang, tapi beradaptasi dengan kondisi musim saat ini," lanjut dia.

Ia menambahkan, curah hujan masih tinggi hingga Maret 2020 mendatang. Akan tetapi, masyarakat masih bisa berlibur dan menikmati keindahan alam dengan terlebih dahulu membaca prakiraan cuaca agar bisa mengatur waktu kunjungan.

"Sebab umumnya cuaca itu masih bersahabat, seringnya cerah sampai siang, tapi setelah itu kan mulai mendung dan biasanya kejadian ekstrim itu setelah itu. Setelah jam satu siang. Puting beliung kan siang sampai sore hari. Ini artinya kita belajar atur waktu agar tetap bisa beraktivitas secara aman," ugkap Dwikorita.(*)

loading...
 Sumber : Republika /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 24 September 2020 - 22:38:26 WIB

    Mau Urus Sertifikat Halal? Cukup Hubungi Layanan Online BPJPH

    Mau Urus Sertifikat Halal? Cukup Hubungi Layanan Online BPJPH HARIANHALUAN.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag telah menerbitkan 560 sertifikat halal dalam satu tahun terakhir, tepatnya sejak 17 Oktober 2019. Sertifikasi halal ini diterbitkan bagi para pelaku .
  • Selasa, 22 September 2020 - 08:23:59 WIB

    Guru Honorer Mau Dapat BLT? Wajib Terdaftar di BP Jamsostek

    Guru Honorer Mau Dapat BLT? Wajib Terdaftar di BP Jamsostek HARIANHALUAN.COM - Ini kabar gembira untuk guru honorer di Indonesia. Pemerintah akan memberikan bantuan subsidi upah/gaji (BSU) kepada 1,8 juta guru honorer melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Deput.
  • Selasa, 15 September 2020 - 11:44:02 WIB

    Jokowi Mau Pembatasan Sosial Super Mikro, Apalagi Tuh?

    Jokowi Mau Pembatasan Sosial Super Mikro, Apalagi Tuh? HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan analisa dan penanganan pandemi Covid-19 dilakukan secara mikro bahkan super mikro..
  • Senin, 14 September 2020 - 09:31:06 WIB

    Viral Gerombolan Pesepeda Lawan Arah di Tol: Kalau Mau Celaka Jangan Bawa Orang Lain!

    Viral Gerombolan Pesepeda Lawan Arah di Tol: Kalau Mau Celaka Jangan Bawa Orang Lain! HARIANHALUAN.COM - Praktisi keselamatan berkendara yang juga Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana menanggapi perihal video viral gerombolan pesepeda masuk Jalan Tol Jagorawi. Peristiwa yang te.
  • Senin, 07 September 2020 - 06:08:00 WIB

    Mau Dapat Pulsa Rp 150 Ribu/Bulan? Begini Caranya

    Mau Dapat Pulsa Rp 150 Ribu/Bulan? Begini Caranya HARIANHALUAN.COM - Proses pencairan tunjangan biaya pulsa sebesar Rp 150 ribu per bulan untuk masyarakat dan mahasiswa berlangsung mulai September hingga 31 Desember 2020. Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan Nom.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]